Walhi Bengkulu ajak Kaum Muda Peduli Ekosistem Lingkungan

Create: Thu, 01/05/2025 - 18:39
Author: Redaksi

 

BENGKULU, eWarta.co -- Aktivis Wahana Lingkungan Indonesia (Walhi) Bengkulu mengajak masyarakat terutama kalangan muda di Bengkulu untuk lebih peduli pada kelestarian ekosistem lingkungan.

Ajakan tersebut disampaikan dalam lokakarya orang muda bertema penyelamatan ekosistem penting sebagai benteng terakhir menghadapi krisis iklim, dengan peserta aktivis lingkungan, OKP hingga organisasi kemahasiswaan, Kamis (1/04/2025)

"Bahwa saat ini ekosistem lingkungan di Provinasi Bengkulu tengah terancam, sehingga diharapkan adanya respon kalangan muda menyikapi persoalan tersebut," kata Direktur Eksekutif Walhi Bengkulu, Dodi Faisal.

Provinsi Bengkulu menjadi pusat iklim dunia karena memiliki kawasan hutan yang memproteksi pengaruh perubahan berupa ikilm gelombang dingin asia (cold surge), seperti kawasan hutan di Pegunungan Bukit Barisan yang didalamnya terdapat Taman Bukit Barisan Selatan dan Taman Nasional Kerinci Seblat.

Namun faktanya ekosistem penting di kawasan hutan Bengkulu semakin terganggu, dimana dari tahun 2000 - 2022 saja kawasan hutan yang tergedradasi telah mencapai 155.000 hektar. Salah satu penyebab kondisi ini terjadi karena adanya aktifitas pertambangan yang beroperasi di kawan hutan Bengkulu seperti pertambangan emas PT Energi Swa Dinamika Muda (PT ESDM) di kawasan ekosistem hutan Bukit Sanggul seluas 24.800 hektar. 

Aktivitas tambang emas ini akan berdampak pada masyarakat di Kecamatan Semidang Alas dan Ulu Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu dan Kecamatan Pasemah Air Keruh dan Sikap Dalam, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatra Selatan.

"Kami menghadirkan pemateri Boy (Walhi Riau), Yansen (Dosen Kehutanan Unib) dan Yayasan Genesis Bengkulu, agar peserta lebih memahami dan peduli adanya ancaman ekosistem lingkungan," tutupnya. (**)