Wakil WaliKota Bengkulu Hadiri Edukasi Tentang Bahaya Kebakaran Pada Anak Usia Dini

Create: Fri, 28/01/2022 - 18:10
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU, eWARTA.co - Wakil walikota Bengkulu menghadiri kegiatan bimbingan dan edukasi mengenai bahaya dan penanganan kebakaran oleh dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bengkulu kepada anak-anak usia dini dari TPQ Rumah Akhlak kota Bengkulu. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Damkar kota Bengkulu, Jumat (28/1/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dedy Wahyudi selaku wakil walikota Bengkulu, Kadis Damkar beserta Kabid dan rekan-rekan damkar, Lurah Belakang Pondok beserta dewan guru, dan tentunya anak-anak dari TPQ Rumah Akhlak kota Bengkulu. 

Dedy Wahyudi selaku wakil walikota Bengkulu mengatakan, kegiatan ini bersama anak-anak dari kelurahan belakang pondok. Dimana beberapa waktu lalu diresmikan langsung oleh wakil walikota Bengkulu. Lurah belakang pondok membawa anak-anak ini untuk edukasi tentang pemadam bahaya kebakaran. 

"Jadi saya bangga sekali, terutama kepada PBK semakin hari semakin baik, dan juga lurah belakang pondok yang bukan hanya mengurus prihal administrasi pemerintah tetapi juga mendidik anak-anak kita dalam bingkai rumah akhlak", Ujar Dedy Wahyudi.

Sementara itu, Kadis Damkar Yuliansyah mengatakan, kegiatan edukasi ini sudah berjalan sejak awal januari 2022, mulai dari anak-anak PAUD, TK, SD yang hampir setiap hari ada anak-anak yang mengikuti kegiatan disini. 

Dimana hari ini adalah anak-anak yang luar biasa dari tempat penitipan pendidikan anak yang hafal tahfidz dan sebagainya dari kelurahan belakang pondok.

Mereka juga ingin mengetahui dan belajar tentang edukasi, tentang bagaimana kerja pemadam kebakaran. 

"Kami bersyukur bahwa guru merespon anak-anaknya untuk mengetahui bagaimana sistem kerja pemadam kebakaran", ungkapnya. 

Pihaknya berharap agar anak-anak yang masih usia dini, merekam bagaimana tujuan dan kerja pemadam kebakaran. 

"Sehingga kedepan masyarakat kota Bengkulu sadar akan keberadaan dinas pemadam kebakaran dan bahaya terjadinya kebakaran itu sendiri", pungkasnya. (Septi)