BLITAR, eWARTA.co -- Hingga kini Tragedi Kerusuhan yang terjadi Pada Pertandingan Sepak bola Liga 1 Tahun 2022 – 2023 antara Arema FC Malang versus Persebaya Surabaya, Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (01/10/2022) malam masih menjadi perhatian publik.
Pasalnya, sepanjang sejarah di Indonesia, baru itu hal yang terburuk terjadi di Dunia sepak bola hingga memakan korban ratusan orang termasuk, Muhamad Mustofa (15) laki - laki warga desa ngeni kecamatan Wonotirto kabupaten Blitar.
Muhamad Mustofa (15) anak laki - laki yang beralamat Dusun Krajan RT 07 RW 03 Desa Ngeni yang masih sekolah di MAN Kota Blitar tersebut, masih keponakan Wanto Sekdes Ngeni.
"Wanto Sekdes Ngeni membenarkan bahwa Muhamad Mustofa masih keponakannya"kata Wanto.
Bahkan hingga Minggu 02 Oktober 2022 korban masih ada yang belum di temukan pihak keluarganya, khususnya yang berasal dari Kabupaten Blitar.
Info sementara, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr Cristien Korban dari Kabupaten Blitar yang meninggal Dunia berjumlah 5 Orang, yaitu, Moh Rizki Darmawan (16) Laki laki, Alamat Lingk Polosorejo Kelurahan Bence Kecamatan Garum di bawa Ambulan RS Wava Husada Andika Bayu Pradana (20) Laki laki, alamat Dusun Salam RT 03 RW 04 Kedawung Kecamatan Nglegok, di bawa Ambulan Lazisnu. Muhamad Mustofa (15), Laki Laki, alamat Keluarga Dusun Krajan RT 07 RW 03 Ngeni di bawa Ambulance RS Srengat. M. Mungizul Hidayatullah, Laki laki, alamat Jalan Raden Patah RT 01 RW 01 Kelurahan Kedungbunder Kecamatan Sutojayan, di bawa Ambulance Mayangkara. Mohammad Khoirul Huda (28) Laki laki, Alamat Dusun Kmloko RT 01 RW 08 Desa Sidodadi Kecamatan Garum.
"Korban kritis berjumlah dua orang, yaitu Riki Febrinato laki laki (21) dari Jalan Brantas Rt03 RW 03 Kelurahan Talun Kecamatan Talun dan Debora Anca, Perempuan dari Bajang Talun RT 01 RW 01 Talun,” kata Kadinkes.
Sementara yang KRS berjumlah 4 orang, yaitu, M. Adam Hayatulmaki (17) Laki laki, alamat Jalan Diponegoro Desa Karangsono Kecamatan Kanigoro, Enik Anggraeni Perempuan (24), alamata RT 02 RW 03 Panggungrejo, Muhammad Ryan Dwi Cahyono (22) laki laki, Alamat Dusun Dawuhan RT 01 RW 02 Desa Dawuhan Kecamatan Kademangan, Zainul Abdillah Laki Laki (17),alamat lingkungan Combong RT 01 RW 01 Garum Blitar.
“Masih ada 6 Warga Kabupaten Blitar yang masih dalam proses pencarian, yaitu, Muhammad Muzaky Ma’sum Laki Laki (20), Alamat KTP Perum Griya Block D1 RT 02 RW 01 Desa Kuningan Kecamatan Kanigoro, alamat Domisili Dusun Sumberejo Rt 02 RW 02 Desa Sumberejo Kecamatan Sanankulon Blitar, Moch Bagus Pradana (24) laki laki, Dusun Semanding RT 04 RW 08 Desa Baggle Kecamatan Kanigoro. Gandung Suprapto laki laki (22), lingkunganb Sumberjo Rt02 RW 07 Talun Blitar, Nandita Harisqi (19) Peremuan, asal Bence RT 03 RW 02 Garum, Dewa, Laki laki (21), asal Dsn Sembung Desa Pagergunung Kecamatan Kesamben. Deva Herlis Tyo Kartika Tama, Laki Laki (23) Perumahan Transat no. 2c Desa Kmloko Sidodadi Garum. Demikian rilis sementara dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. (Bas)









