BENGKULU,eWARTA.co -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia meninjauan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu, Minggu (10/4/2022).
Didampingi Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Menteri ESDM Arifin Tasrif memastikan tidak terjadi kelangkaan serta antrean panjang kendaraan yang akan mengisi BBM termasuk BBM bersubsidi di Provinsi Bengkulu.
Dalam kunjungannya, Menteri ESDM meninjau ketersediaan BBM di tiga SPBU yakni SPBU 24.382.16 Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, SPBU 24.383.15 Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, dan SPBU 24.382.03 Sukarami Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.
Arifin menegaskan bahwa BBM Bersubsidi harus terus diawasi sehingga peruntukkannya sesuai dengan yang sudah diamanatkan, tujuannya agar subsidinya dapat dipergunakan untuk membangun ekonomi.
Ia berharap, kondisi tanpa antrean mobil truk tetap bertahan hingga masuki lebaran nanti. (Bisri)









