BENGKULU, eWarta.co -- Suluk atau Kholwat Fijawat yang digelar oleh Thoriqoh Naqsabandiyah di Gedung Pengajian Ilmu Tasawwuf Thoriqoh Naqsyabandiyah Desa Aur Ringit Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur masih berlangsung hingga saat ini.
Namun pada hari kedua gelombang satu terdapat tiga peserta suluk yang mengalami sakit dan terpaksa dipulangkan.
”Dari data yang kami peroleh peserta suluk sebanyak 426 orang,” ungkap Humas Polres Kaur AKP Joni Silaen, Senin (3/4/23).
Kedua pelaksanaan suluk terdapat tiga orang jamaah yang sakit sehingga langsung dikembalikan pulang oleh panitia dengan diantar guru pembimbing.
Pemulangan ini lantaran mengantisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan sehingga seluruh peserta suluk wajib dalam keadaan sehat walafiat. ”Untuk jamaah yang sakit sudah dikembalikan pulang oleh panitia,” Kata Kasie Humas.
Kasie Humas mengatakan, untuk kegiatan Suluk gelombang I akan berakhir pada Ramadhan ke – 13 1444/2023 dan gelombang kedua selesai pada Ramadan ke 23 atau 13 April.









