Tersisa Satu Bulan Kontrak, Pembangunan Rumah Adat di Mukomuko Progres Baru 30 Persen

Create: Mon, 13/11/2023 - 14:15
Author: Redaksi

 

BENGKULU, ewarta.co  -- Proyek pembangunan Rumah Adat Mukomuko, yang dimulai pada 14 September 2023, kini mengkhawatirkan pihak terkait. Meskipun waktu kontrak tinggal sebulan lagi, progres pekerjaan baru mencapai sekitar 30 persen dari keseluruhan tugas yang harus diselesaikan.

Pengawas lapangan dari CV. Pansapan Jaya, Robert, menjelaskan bahwa meskipun progres secara keseluruhan baru 30 persen, namun jika dihitung berdasarkan material kayu yang sudah berada di lokasi, progresnya mencapai 40 persen. Ia menegaskan bahwa pihaknya bekerja siang dan malam dengan melibatkan 14 pekerja untuk mengejar progres agar selesai sesuai waktu kontrak.

"Pekerjaan tukang kami cukup cepat, tapi waktu kontrak memang sudah cukup mepet," ungkap Robert. Terlihat di lokasi pada Senin (13/11). Para pekerja masih berusaha keras memasang balok kayu menyangga lantai. Bagian lantai, tiang-tiang atas (badan rumah), dan konstruksi bagian atap belum terpasang.

Pengawas lapangan perusahaan rekanan, Robert, menyatakan bahwa pihaknya fokus pada pemasangan lantai serta tiang-tiang atas pada pekan ini. Adapun papan-papan dinding masih dalam proses pengerjaan dan menunggu pengiriman material.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, ST., MT, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap proyek Rumah Adat Mukomuko yang terbilang lamban dalam progresnya. Ia telah memberikan peringatan kepada pihak kontraktor untuk meningkatkan kecepatan pelaksanaan proyek dan memastikan kontrak terpenuhi sesuai tenggat waktu.

"Ada dua proyek yang progresnya masih mengkhawatirkan, termasuk proyek Rumah Adat. Kontraktor sudah kami ingatkan. Kami tetap berharap semua proyek di bawah Dinas PUPR bisa tuntas 100 persen sesuai waktu kontrak," tegas Apriansyah, menekankan pentingnya penyelesaian proyek secara tepat waktu. (Nn)