Tembakau Sumbang Inflasi Bengkulu 0,83 Persen

Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal
Create: Tue, 02/02/2021 - 16:56
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Januari 2021 Kota Bengkulu mengalami Inflasi sebesar 0,39 persen dengan penyumbang tertinggi yakni komoditas tembakau sebesar 0,83 persen.

“Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh beberapa indeks harga kelompok pengeluaran,” kata Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal, Selasa (2/2/2021). 

Rizal mengatakan, kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi tertinggi adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,83 persen diikuti kelompok penyediaan makanan dan minuman di restoran sebesar 0,65 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,52 persen, kelompok transportasi sebesar 0,41 persen. 

Kemudian, lanjut Rizal, di kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,26 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,23 persen, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,09 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,05 persen dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen.

“Sementara kelompok pengeluaran yang stabil adalah kelompok pakaian dan alas kaki dan kelompok pendidikan,” ungkapnya. 

Rizal menjelaskan, dengan inflasi sebesar 0,39 persen pada Januari 2021 ini, maka besarnya inflasi tahun kalender  sebesar 0,39 persen, dan inflasi tahunan tercatat sebesar 1,14 persen. 

“Angka ini lebih tinggi dibanding kondisi Januari 2020 yang mengalami inflasi sebesar 0,14 persen namun lebih rendah dari bulan Januari 2019 sebesar 0,88 persen,”ujarnya. 

Berdasarkan pemantauan Badan Pusat Statistik  di 90 kota di Indonesia, 75 kota mengalami inflasi dan 15 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Mamuju sebesar 1,43 persen dan inflasi terendah di Balikpapan dan Ambon sebesar 0,02 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Bau-bau sebesar 0,92 persen dan terendah terjadi di Pontianak sebesar  0,01 persen. (Bisri)