TAPD, TPP ASN Fungsional Akan Dievaluasi

Sekretaris BPKD Seluma, Suprapto
Create: Thu, 10/10/2019 - 05:42
Author: Redaksi

 

BENGKULU, ewarta.co - Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berencana akan melakukan evaluasi terhadap Tambahan Perbaikan Penghasilan (TPP) ASN Fungsional di Kabupaten Seluma.

Evaluasi TPP ini mengingat APBD Kabupaten Seluma sangat minim, ditambah lagi pada tahun 2020 nanti akan digelar Pilkada, yang cukup menguras APBD Kabupaten Seluma.

"Rencananya untuk TPP ASN fungsional akan kita evaluasi, karena instrumen peniliannya hanya pada absensi saja," kata Sekretaris BPKD Seluma Suprapto kepada wartawan.

Disampaikan bahwa, TPP ASN fungsional seperti Guru, tenaga penyuluh dan tenaga kesehatan akan dilakukan evaluasi karena memang cukup menguras anggaran, kemudian memang untuk ASN fungsional ini lebih banyak jumlahnya jika dibandingkan ASN struktural.

"Secara teknisnya nanti akan kita bahas dulu. Namun itu tetap akan dilakukan evaluasi," Ujar Suprapto.

Dijelaskannya, bahwa TPP ASN fungsional ini tidak dimungkinkan mengalami kenaikan. Namun, kemungkinan akan mengalami pengurangan. Hanya saja, hal ini belum bersifat final. Masih akan dilakukan pembahasan terlebih dahulu.

"Kalau naik saya rasa tidak. Kalau turun bisa jadi, tapi itu belum pasti," imbuhnya.

Sementara itu, sebanyak 168 CPNS yang baru lulus tahun 2018 lalu dan lebih dari 200 PNS guru di Kabupaten Seluma telah menerima TPP terhitung sejak Januari 2019 lalu.

Untuk besaran penerimaan TPP ini sendiri berbeda, tergantung golongan. Untuk golongan 3 menerima TPP perbulannya sebesar Rp1, 2 juta. Sedangkan golongan 2 masing-masing setiap bulanya menerima Rp844 ribu.

Untuk guru yang telah sertifikasi tidak lagi menerima TPP. Sebab, mereka menerima anggaran langsung dari pusat yaitu APBN. Besarannya pun lebih besar jika dibandingkan dengan besaran TPP. Yaitu sebesar pokok gaji dalam satu tahun.

Hanya saja, penerimaan sertifikasi ini juga tetap melewati dinas pendidikan. Sehingga, data secara rincinya melalui Dinas Pendidikan. Termasuk anggaran untuk TPP itu sendiri. (YI)