Sidak Dapur Makan Bergizi Gratis di Bengkulu, Komisi IV Temukan Masalah IPAL hingga Instalasi Gas

 

BENGKULU, eWarta.co -- Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke dapur pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Jalan Mangga Raya, Kelurahan Sidomulyo, Kota Bengkulu. Sidak ini merupakan respons cepat setelah gelombang demonstrasi mahasiswa pada Selasa (12/5/2026) lalu yang menuntut penghentian sementara program tersebut.

Foto, ewarta.co

​Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV Usin Abdisyah Putra Sembiring, sidak tersebut membongkar sejumlah masalah teknis di lapangan. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Sri Astuti, membeberkan adanya kelemahan fatal pada aspek penunjang keselamatan dan lingkungan.

​“Kami menindaklanjuti tuntutan mahasiswa yang khawatir akan keamanan program ini. Hasil sidak menunjukkan ada catatan serius yang harus segera dibenahi pengelola, mulai dari belum idealnya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), standar operasional prosedur (SOP) dapur yang lemah, hingga masalah instalasi gas,” tegas Sri Astuti.

​Sri menambahkan, meski dari segi komposisi menu makanan dinilai sudah memenuhi ketentuan gizi, aspek keselamatan kerja dan dampak lingkungan tidak boleh diabaikan. Kelemahan pada sektor hilir ini dinilai berpotensi memicu persoalan baru jika terus dibiarkan tanpa evaluasi total.

​Guna memastikan penyelesaian masalah ini tidak menggantung, Komisi IV sengaja memboyong lintas instansi dalam sidak tersebut, mulai dari Kepala SPPG Bengkulu, Kementerian Agama, BPOM, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga BPJS Ketenagakerjaan.

​Lebih lanjut, Sri Astuti menegaskan bahwa polemik dan aspirasi mahasiswa Bengkulu terkait karut-marut pelaksanaan awal program MBG ini tidak berhenti di tingkat daerah. "Surat resmi berisi tuntutan mahasiswa sudah kami teruskan ke DPR RI untuk menjadi bahan evaluasi total program nasional ini," pungkasnya. (Red)