BENGKULU,eWARTA.co -- Beberapa seniman mural di Kota Bengkulu menggelar aksi mural-muralan #2 dengan memanfaatkan rumah bekas terbakar di jalan Nusa Indah, Sabtu (13/3/2021).
Mereka yang tergabung dalam Atlet Mural Bengkulu (AMB) mengangkat tema "Rumah", melukisi dinding yang tersedia sebagai bentuk eksplorasi harfiah sebuah tempat kembali.
Salah satu seniman mural, Zuan Zulian mengatakan dengan gelaran mural-muralan, melukisi dinding sebagai bentuk ekspresif, menggembangkan ide kreatif, mengeksplorasi imajinasi lebih dari pengertian rumah secara harfiah untuk dituangkan dalam lukisan dinding.
"Itulah alasannya AMB memilih rumah rusak yang sengaja tidak diurus pemiliknya dan ditinggalkan begitu saja. Sementara arti rumah di sana banyak diharapkan orang untuk berteduh dan tempat kembali," katanya.
Pameran mural itu berlangsung selama satu pekan mengajak masyarakat yang melewatinya menarik emosi, imajinasi, juga pandangan akan isnpirasi pelukisnya.
Menghadirkan seniman dari kalangan komunitas, pelajar sampai masyarakat biasa, dihadapkan cara mengolah ruang, sudut pandang juga perspektif luas mengenai rumah membuat pemandangan yang artikulatif sehingga beberapa menggambarkan keadaan yang tengah terjadi saat ini.
Kasih ibu, punahnya sebuah ekosistem, pandemic, hingga kritikan kepada para pemangku pemerintahan terurai dalam rumah rusak tersebut.
Melalui karya kreatif, kata Zuan, seniman merespon tempat yang kurang produktif dalam pemanfaatannya sebagai upaya refleksi pembelajaran. (Bisri)









