BENGKULU,eWARTA.co -- 14 aset pemerintah Kota Bengkulu (Pemkot) rentang Tahun 2016 hingga 2019 diduga terbengkalai dan berpotensi menimbulkan kerugian negara.
Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Bujang HR menepis penelantaran aset tersebut bersifat sengaja. Ia mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan aset dan berencana akan kembali melakukan perehaban.
"Saat ini tengah didata aset mana saja yang perlu direhab dan nanti akan dimanfaatkan kegunaannya," kata Bujang, Selasa (23/2/2021).
Bujang mengatakan pemanfaatan aset sebagai penunjang insfrastruktur daerah sehingga pihaknya terus melakukan pengawasan aset tersebut.
Pengumpulan informasi di lapangan, ke-14 aset tersebut didapati dalam keadaan fisik rusak, kotor dan terbengkalai lantaran tidak kunjung dimanfaatkan.
Ke-14 aset tersebut yakni bangunan lantai II Pasar Barukoto yang direbah akhir Tahun 2019, Auning Pasar Panorama yang dibangun Tahun 2019, Pusat Kuliner dibangun Tahun 2018, Pasar Minggu direhab Tahun 2018, Central Kuliner dibangun Tahun 2018, Eks Terminal Betungan direhab Tahun 2019, Gedung Pasar Minggu direhab Tahun 2019, dan Pasar Ternak Moderen di Kelurahan Betungan.
Kemudian penataan Kampung Cina dilaksanakan Tahun 2017, trotoar dan lampu hias kawasan Sawah Lebar dibangun Tahun 2016, Lampu hias jalur dua Kelurahan Padang Serai dibangun tahun 2016, Taman Pantai Berkas fasilitas bermain anak sudah rusak sejak Tahun 2017, Taman Smart City Tahun 2016, dan Taman Budaya Tanjung Agung yang dibangun Tahun 2018. (Bisri)









