JEMBER, eWarta.co – Suasana hangat silaturahmi H+4 Idulfitri di Kabupaten Jember mendadak berubah menjadi duka. Sebuah rumah non-permanen milik Ibu Satria (67) di Dusun Krajan, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, ludes dilalap si jago merah pada Selasa (24/3/2026) siang.

Insiden kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB tersebut menghanguskan bangunan yang didominasi material bambu dan kayu. Akibatnya, api dengan cepat merambat dan meratakan bangunan milik lansia tersebut dengan tanah.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek.
"Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik," ujar Edy.
Beruntung, kesigapan warga sekitar yang bergotong royong memadamkan api dengan alat seadanya membuahkan hasil. Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 14.30 WIB, sehingga tidak sampai menjalar ke rumah-rumah tetangga di kawasan padat penduduk tersebut.
Menindaklanjuti musibah ini, BPBD Jember langsung bergerak ke lokasi untuk memberikan dukungan moral dan material. Bantuan logistik darurat telah didistribusikan kepada korban guna meringankan beban pasca-kejadian.
"Kami telah menyalurkan bantuan logistik, termasuk paket sembako, perlengkapan kebersihan, dan kebutuhan dasar lainnya," tambah Edy.
Hingga Selasa malam, rumah korban masih berupa puing-puing dan belum memungkinkan untuk diperbaiki. Saat ini, Ibu Satria terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekatnya.
Rencananya, aksi kemanusiaan akan berlanjut pada esok hari. "Pihak desa dan warga akan melakukan kerja bakti pembersihan puing serta perbaikan rumah korban pada Rabu (25/3) besok," ungkapnya.
Atas kejadian ini, BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan rutin mengecek instalasi kelistrikan di rumah masing-masing, terutama saat momen libur lebaran, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Penulis: Hafit
Foto: Kondisi puing-puing rumah korban pasca-kebakaran dan momen penyaluran logistik oleh BPBD Jember.









