SUMUT,eWARTA.co -- Warga Desa Bawomataluo Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara minta Thomas Dachi, SH agar memperjuangkan Desa Bawomataluo menjadi Desa Pariwisata.
Hal itu disampaikan Kepala Desa Bawomataluo Teruna Wau dalam rangka reses anggota DPRD Sumut Daerah Pemilihan (dapil) VIII Kepulauan Nias, Thomas Dachi, SH di Desa Bawomataluo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Rabu (24/02/2021) pukul 18.00 WIB
"Dari 6 orang anggota dewan asal Nias periode 2019-2024, ini pertamakali pak Thomas Dachi menyelengarakan acara reses di Desa Bawomataluo. Maka dengan kesempatan ini juga, kami dari Desa Bawomataluo minta anggota Dewan pak Thomas Dachi agar memperjuangkan Desa ini menjadi Desa Pariwisata," ungkap Kades Teruna Wau, dalam sambutannya.
Menurut Kepala Desa (Kades) Bawomataluo Teruna Wau, hanya ada beberapa poin yang harus diperhatikan oleh pemerintah yakni Pariwisata dan perhatian khusus cagar budaya di Desa Bawomataluo.
"Pada kesempatan besar ini, di acara reses juga kami hanya minta diperhatikan masalah peningkatan pariwisata dan cagar budaya. Karena di Desa Bawomataluo atau di Nias Selatan ini merupakan Kampungnya pariwisata yang sering didatangi orang-orang baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri," tuturnya.
Senada disampaikan Solago Maenamolo mewakili tokoh adat Desa Bawomataluo mengatakan harapan terbesar yang sangat dinantikan adalah pariwisata. Ia pun berpesan agar Desa Bawomataluo dapat dipelihara oleh pemerintah.
"Melalui pak Thomas Dachi, kami titip pesan agar Desa ini dapat dipelihara. Karena saya pikir hanya pak Thomas yang mampu dan akan selalu memberi perhatian khusus dalam meningkatkan pariwisata dan cagar budaya yang ada di Desa Bawomataluo Kabupaten Nias Selatan," ujar Solago, menitip pesan ke Thomas Dachi
Sedangkan warga lainnya, menyampaikan agar pembangunan gereja-gereja dapat diperhatikan. Dengan menyalurkan dana atau bantuan sosial (bansos). Karena, bantuan dana khusus gereja juga sangat minim diperhatikan oleh pemerintah.
"Acara reses pernah juga dulu di Desa ini, ada dulu yang menjanjikan adanya bansos khusus gereja. Namun, sampai dewan itu mengakhiri jabatannya, bansos untuk gereja yang ia janjikan itu pun tak kunjung datang. Jadi, kami berharap kepada anggota Dewan Thomas Dachi jangan seperti anggota dewan sebelumnya itu. Bansos untuk gereja ini kami berharap pak Thomas dapat merealisasikannya," imbuh Foromahuho Nehe, warga Desa Bawomataluo itu.
Sementara itu, Anggota DPRD Sumut Thomas Dachi, SH sebelumnya menjelaskan bahwasannya kegiatan reses yang saat ini dilaksanakan merupakan bagian yang sangat penting guna menampung aspirasi masyarakat.
"Sengaja saya ambil reses di sini, karena sebelum saya terpilih jadi anggota Dewan pun saya sudah memikirkan untuk pembangunan dan peningkatan pariwisata di Desa Bawomataluo ini," terangnya.
Bahkan tak hanya itu, kata Thomas Dachi, perhatian khusus untuk cagar budaya pun sedang diperjuangkan. Kemudian, perhatian khusus untuk gereja-gereja dan peningkatan perekonomian juga diperjuangkan di DPRD Sumut bersama Dinas-dinas Provinsi.
"Semua akan kita perjuangkan. Bansos gereja, ekonomi masyarakat hingga cagar budaya juga," katanya.
Untuk itu, Ia berharap agar masyarakat yang menyampaikan aspirasi terus mendorong dan memberi dukungannya supaya apa yang saat ini diperjuangkannya akan terwujudkan.
"Semua aspirasinya saya tampung. Saya berharap doa dan dukungan terus dari masyarakat. Karena, doa dan dukungan dari mereka juga salah satu semangat besar saya dalam memperjuangkan aspirasi-aspirasi ini." tandas Thomas Dachi, mengakhiri.
Pantauan wartawan di Lokasi, acara reses ini dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes) memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Sehingga, acara ini pun berjalan dengan lancar dan aman.
Reporter : Sadar Laia









