Reses, Reni Heryanti Tampung Aspirasi Warga dan Keluhan Tower Provider

Create: Mon, 08/12/2025 - 11:50
Author: Redaksi

 

BENGKULU, eWarta.co -- Tumpukan masalah infrastruktur mendesak terekam dalam kegiatan Reses Anggota DPRD Kota Bengkulu, Reni Heryanti, SH (Partai Demokrat), yang dilaksanakan di kediamannya, Jalan Basuki Rahmat, pada Senin (8/12/2025).

Foto: ewarta.co

Pertemuan rutin Masa Sidang ke-III Tahun 2025 ini menjadi ajang "curhat" bagi warga Daerah Pemilihan (Dapil) IV (Kecamatan Ratu Agung dan Ratu Samban) yang selama ini menanggung derita akibat drainase lumpuh, jalanan tanpa penerangan, hingga keberadaan tower yang misterius.

​Dengan mengusung tema “Menyerapkan dan Menyalurkan Aspirasi Masyarakat Kota Bengkulu,” kegiatan ini dihadiri sejumlah Ketua RT dan tokoh masyarakat yang datang membawa daftar panjang persoalan mendesak.

​Persoalan drainase yang tersumbat dan ancaman banjir kembali menjadi keluhan utama. Ketua RT 20 Kelurahan Sawah Lebar Baru, Sayuti Sepakat, menyampaikan kekesalannya. Menurutnya, meskipun sudah berulang kali dilaporkan, kondisi saluran air tidak pernah ditangani tuntas.

​“Sudah berkali-kali kami laporkan, tapi sampai sekarang kondisi drainase tetap sama. Kalau hujan turun sedikit saja, rumah warga pasti kebanjiran! Kami harap pemerintah segera menindaklanjuti,” tegas Sayuti dalam forum tersebut.

​Tak hanya soal banjir, Sayuti juga menyoroti kondisi jalan di lingkungannya yang gelap gulita. Warga sudah tujuh tahun menanti realisasi pemasangan lampu penerangan jalan.

​“Kami sudah lama menunggu. Jalan gelap membuat warga khawatir dan sangat riskan dari sisi keamanan. Kami mohon Dinas terkait segera ambil tindakan,” tambahnya.

​Isu lain yang memicu perdebatan adalah keberadaan dua tower monopole yang berdiri di wilayah RT 04 Sawah Lebar Baru. Ketua RT setempat, Iril, menyuarakan kemarahan warga karena tower tersebut dibangun tanpa sosialisasi dan pemberitahuan kepada masyarakat.

​“Kami tidak tahu tower itu untuk apa, siapa yang mengelola, dan apakah sudah mengantongi izin! Tidak ada satu pun warga yang dimintai persetujuan. Ini sangat mengganggu kenyamanan,” ujar Iril.

​Selain mempertanyakan legalitasnya, warga menuntut agar pihak pengelola tower menunjukkan tanggung jawab sosial (CSR). Iril juga menyampaikan permohonan mendesak untuk pemasangan lampu jalan di empat titik vital guna menjamin keamanan warga di malam hari.

​Menanggapi rentetan keluhan yang sangat krusial ini, Anggota Komisi III DPRD Kota Bengkulu, Reni Heryanti, memberikan apresiasi atas partisipasi warga. Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dicatat, mulai dari drainase, lampu jalan, hingga persoalan tower, akan ia bawa dan perjuangkan di rapat Paripurna.

​“Semua keluhan dan masukan dari masyarakat akan kami bawa ke Paripurna. Saya berharap seluruh usulan ini dapat direalisasikan dan menjadi perhatian serius pemerintah kota,” janji Reni.

​Reni berkomitmen untuk terus mengawal setiap program pembangunan di Dapil IV agar benar-benar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan mendesak masyarakat yang telah lama terabaikan. (**)