BENGKULU,eWARTA.co -- Anggota DPRD Kota Bengkulu dari fraksi Partai Gerindra, Nuzuludin, melaksanakan reses di halaman masjid Al-Mukhlisin Kelurahan Panorama Kota Bengkulu pada Minggu malam (22/11).
"Saya salah satu orang yang bangga akan kesenian Sarafal Annam, jadi insyaallah minggu depan, saya akan bergabung dengan klub Bezikir Merapi, kebetulan di Dewan banyak Lembak, saya sudah diskusi dengan kawan-kawan dan kita sepakat bahwa simpang Panorama kita buat tugu Bezikir," kata Nuzuludin.
Janji ini disampaikan Nuzuludin untuk menjawab permintaan anggota Remaja Islam Masjid (Risma) Al-Mukhlisin, Rio Megiansyah. Sebelumnya, Rio meminta DPRD Kota Bengkulu turut melestarikan budaya sarafal anam.
"Saya ingin menyampaikan aspirasi terkait kesenian pak, kesenian ini sudah kita ketahui bersama mengenai sarafal annam, mungkin masyarakat tetua kita sudah tau, kesenian ini belum ada generasi penerusnya, dari itu kami ingin bersama-sama merangkul kawula muda untuk sama-sama melestarikan budaya ini," ujar Rio.
Rio juga meminta kepada politisi Gerindra ini agar bisa mensosialisasikan dan mengenalkan kepada masyarakat akan kesenian sarafal annam khas suku Lembak. Namun permintaan yang terakhir ini sulit diwujudkan lantaran kesenian ini telah diakui sebagai budaya tak benda kabupaten Kaur.
"Satu lagi pak, kami minta kepada bapak untuk mensosialisasikan kesenian ini kepada masyarakat luas di luar sana, agar orang tahu bahwa kesenian sarafal annam ini adalah khas suku lembak," pungkasnya. (Nay/Adv)









