Reses Bersama PERCASI Bengkulu, Destita Dorong Catur sebagai Media Budaya dan Pembinaan Atlet Ramah Anak

 

Bengkkulu – Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Provinsi Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., melaksanakan kegiatan reses ke-5 Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026 bersama Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Provinsi Bengkulu, Sabtu malam (13/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung pukul 19.00 hingga 23.00 WIB tersebut digelar di Hotel Vista Kota Bengkulu. Reses ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Anggota DPD RI di daerah pemilihan sesuai Surat Sekretaris Jenderal DPD RI Nomor B/RP.00.01/3335/DPDRI/XII/2025 dalam rangka penyerapan aspirasi masyarakat pada periode 11–31 Desember 2025.

Dalam dialog bersama pengurus PERCASI, berbagai isu strategis terkait pembinaan olahraga catur di Bengkulu mengemuka. PERCASI menilai olahraga catur tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga berpotensi menjadi media pemajuan kebudayaan daerah, antara lain melalui penguatan identitas lokal dan penggunaan bahasa daerah dalam kegiatan pembinaan, sosialisasi, serta penyelenggaraan event olahraga berbasis komunitas.

PERCASI juga menekankan pentingnya perlindungan anak dalam kegiatan pembinaan dan kompetisi olahraga, khususnya dalam pencegahan perundungan, pelecehan seksual, dan kekerasan terhadap atlet usia dini. Diperlukan regulasi turunan, pengawasan, serta peningkatan kapasitas pelatih dan pengurus agar tercipta lingkungan pembinaan yang aman, ramah anak, dan beretika.

Selain itu, pengurus PERCASI mengusulkan agar pendidikan olahraga prestasi, termasuk cabang olahraga catur, mendapatkan pengakuan dan dukungan dalam sistem pendidikan nasional. Aspirasi lain yang disampaikan mencakup peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru serta pelatih olahraga, penyelenggaraan kejuaraan catur secara rutin dari tingkat lokal hingga nasional, serta penyediaan sarana prasarana pendukung seperti sekretariat, tempat bermain, dan sekolah catur.

PERCASI Provinsi Bengkulu juga menyoroti perlunya pembinaan berjenjang melalui kaderisasi dan ekstrakurikuler catur di sekolah, serta dukungan anggaran di tingkat kabupaten/kota. Saat ini, salah satu klub catur, RBCC, disebut belum mendapatkan alokasi anggaran pembinaan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Destita menyatakan komitmennya untuk menyampaikan masukan PERCASI kepada kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, melalui forum dan rapat kerja DPD RI. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga catur di Bengkulu.

Kegiatan reses ini menjadi ajang silaturahmi dan diskusi strategis antara Anggota DPD RI B-26 dengan Pengurus PERCASI Provinsi Bengkulu. Acara ditutup dengan foto bersama dan makan bersama seluruh peserta.