BENGKULU, eWarta.co – Pemerintah Kota Bengkulu membuka peluang seluas-luasnya bagi investor yang ingin menanamkan modal dan mengembangkan usaha di daerah tersebut. Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik, kemudahan perizinan, serta dukungan bagi calon penanam modal.
Komitmen itu disampaikan Dedy setelah Kota Bengkulu meraih penghargaan dalam kriteria investasi pada ajang Bengkulu Regional Investment and Economic Forum (BRIEF), Selasa (13/10/2026). Penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah kota untuk semakin aktif mempromosikan potensi daerah kepada para investor.
“Alhamdulillah, hari ini dalam kegiatan BRIEF, Bengkulu Regional Investment and Economic Forum, Kota Bengkulu mendapat terbaik dalam hal kriteria investasi. Maka ke depan kita akan memberikan ruang seluas-luasnya, karpet merah kepada calon-calon investor,” ujar Dedy.
Menurut Dedy, Kota Bengkulu memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan melalui investasi di berbagai sektor. Di antaranya bidang perikanan, industri jasa, serta sektor usaha lainnya yang didukung fasilitas dan peluang pengembangan bisnis di wilayah perkotaan.
“Kota Bengkulu kaya dengan fasilitas, potensinya juga sangat besar, baik di bidang perikanan, kemudian industri jasa, dan juga yang lain. Maka ke depan ini menjadi motivasi kami untuk semakin giat menarik investor untuk datang ke Kota Bengkulu,” tambahnya.
Selain menawarkan potensi usaha, Pemkot Bengkulu juga menekankan pentingnya kemudahan birokrasi bagi pelaku usaha. Dedy memastikan pengurusan perizinan dilakukan secara gratis dan meminta agar setiap kendala atau dugaan pungutan liar dalam proses pelayanan segera dilaporkan kepadanya.
“Tentu, ya. Jadi perizinan semuanya gratis, kalau ada dipersulit, lapor Wali Kota,” tegasnya.
Pemkot Bengkulu berharap keterbukaan terhadap investor dan kemudahan berusaha dapat mendorong peningkatan investasi di daerah. Masuknya investasi diharapkan turut membuka lapangan kerja, memperluas aktivitas usaha, serta menggerakkan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.










