Bengkulu, eWarta.co -- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) secara resmi mengukuhkan Purna Paskibraka Provinsi Bengkulu menjadi Duta Pancasila di gedung Serbaguna Provinsi Bengkulu, Senin (20/11/2022).
Pengukuhan tersebut dipimpin langsung Direktur Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan BPIP Sadono Sriharjo, didampingi Direktur Pengendalian BPIP Mukhammad Fahrurozi disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Hamka Sabri.
Sadono mengatakan sebanyak 22 pengurus dikukuhkan berdasarkan Keputusan Kepala BPIP Yudian Wahyudi dengan nomor 114/BPIP/XII tahun 2022. Mereka adalah tim Paskibraka yang telah sukses mengibarkan bendera pada peringatan 17 Agustus tahun 2021.
Tujuannya, kata Sadono, tak lain agar dapat menguatkan konsensus terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika kepada anggota organisasi purna Paskibraka.
"Kehadiran purna paskibraka di daerah memiliki peran penting dalam pembangunanan. Mereka lah generasi yang dapat mengantarkan bangsa dan negara sesuai amanat konstitusi yang yakni merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur," kata Sadono.
Sadono menilai, cita-cita bangsa dalam hal itu dapat diwujudkan sejalan dengan penguatan karakter Pancasila bagi generasi penerus. Purna Paskibraka inilah yang nantinya dapat menjadi contoh teladan dalam kehidupan bermasyarakat berlandaskan Pancasila.
"Mengingat keberagaman etnis, budaya, dan agama di daerah, nantinya Duta Pancasila akan menjadi pionir penyebar nilai-nilai Pancasila. Duta Pancasila inilah yang nantinya akan mendorong masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta menciptakan bela bela negara," terangnya.
Lebih lanjut, mengingat zaman ini eranya digital, menyebarluaskan informasi-informasi tentang nilai-nilai Pancasila dapat dibantu oleh sistem digital. Pihaknya pun mempersilahkan Duta Pancasila memanfaatkan digitalnya tentang pengembangan dan penyampaian informasi tentang nilai-nilai yang terkandung di dalam 5 sila Pancasila.
"Pancasila adalah dasar negara dan jika suatu bangsa dasarnya tidak kuat pasti bangunan juga tidak kuat dan akan mudah runtuh. Apalagi ancaman nyata saat ini tak hanya melalui dunia nyata, tapi juga melalui serangan-serangan siber yang dapat menggoyahkan masyarakat dunia maya," terangnya.
Selain itu, Duta Pancasila ini merupakan putra putri terbaik bangsa dan calon menjadi pemimpin-pemimpin nasional masa depan. Pihaknya berharap agar pemimpin- pemimpin masa depan ini adalah pemimpin-pemimpin yang berkarakter Pancasila sehingga menjadi pemimpin yang mampu melaksanakan pembangunan nasional.
"Pengibar bendera pusaka ini di bawah pembinaan badan pembinaan ideologi Pancasila. Jadi mulai dari rekrutmen kemudian seleksi, kemudian ada pembentukan dan pemusatan, hingga dilakukan Diklat, calon Paskibraka itu sudah ditanamkan pembinaan ideologi Pancasila di dalamnya," kata Sadono.
"Kemudian setelah menjadi purna Paskibraka, mereka akan dilakukan pembinaan lanjutan dengan pembinaan ideologi Pancasila melalui pendidikan dan pelatihan pembinaan ideologi Pancasila bagi purna Paskibraka dan duta Pancasila yang dibatkan dalam kegiatan kegiatan pembinaan ideologi Pancasila bagi tingkat pusat, tingkat provinsi maupun di tingkat Kabupaten dan kota," tukasnya.
Sementara itu, Sekda Hamka Sabri menambahkan, dengan diangkat menjadi duta Pancasila seluruh Purna Paskibraka yang ada dapat benar-benar mengamalkan nilai yang terkandung di dalam 5 sila Pancasila baik untuk dirinya, masyarakat dan bangsa.
"Kita pesankan kepada mereka untuk benar-benar memahami dan hafal Pancasila yang terkandung dalam 5 sila Pancasila. Lalu kemudian kita berharap dapat dimplementasikan dalam dirinya sendiri dari perbuatan, perkataan, perlakuannya itu nilai Pancasila betul-betul dibawa oleh seorang duta, lalu kemudian kita pesan dan juga kita titipkan agar menyebar luaskan," demikian Hamka.









