BENGKULU,eWARTA.co -- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kota Bengkulu mempunyai program belajar yang berbasis sekolah islam. Salah satunya adalah program BBQ, yakni Berantas Buta Baca Al-quran.
Dimana ini adalah kegiatan anak-anak iqra yang sebelumnya belum bisa membaca Al-quran, serta belum mengenal huruf hijaiyah.
Deni Sutra selaku Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Khalifah sekaligus ketua program tahfidz Al-quran serta Ketua program Baca Al-quran SMPN 2 Kota Bengkulu mengatakan, sekarang sudah sekitar 6 bulan mereka sudah naik kaji kejenjang Al-quran.
"Disini ada juga wisuda anak-anak tahfidz Qur'an, dimana program ini adalah angkatan yang ke 2 dan untuk jumlah nya ada 42 siswa", Ujar Deni Sutra, Kamis (27/1/2022).
Tentunya mereka harus belajar setiap hari, dan diberikan fasilitas seperti Al-quran dan Iqra.
Dimana dana itu diberikan oleh para donatur.
Salah satu donatur adalah Maya Miranda yang selalu mendukung apapun kegiatan-kegiatan di masjid Khalifah ini.
Tentunya kegiatan ini tak lepas dari dukungan Kepala sekolah, pihak sekolah, guru-guru beserta rekan-rekan yang lainnya.
"Mereka ini belajarnya secara gratis, satu rupiah pun mereka tidak bayar dan termasuk fasilitas - fasilitas," tambahnya.
Setiap kelompok itu pihaknya baru mengambil 10 siswa. Dimana satu kelompok belajar iqra anak-anak itu berjumlah 30, dan ini baru 10 per kelompok. Artinya ada sekitar 20 siswa yang dianggap belum bisa melanjutkan ke Al-quran.
"Untuk ketercapaian anak bisa ini sudah mencapai 75- 80 persen, dan kita sangat membutuhkan dukungan dari pemkot baik itu dukungan support, motivasi serta dukungan lainnya dan tentunya dukungan dari donatur-donatur," pungkasnya. (Septi)









