Polres Seluma Amankan 238 Juta Hasil Temuan BPK di Seluma

Sat Reskrim Unit Tipidkor Polres Seluma berhasil mengamankan uang negara sebesar 238.309.355 Rupiah dan disetorkan ke kas Daerah
Create: Tue, 06/08/2019 - 08:57
Author: Redaksi

 

BENGKULU, ewarta.co - Sat Reskrim Unit Tipidkor Polres Seluma, kembali berhasil mengamankan uang negara hasil audit temuan BPK RI tahun 2017, di Dinas Pendidikan (Dinas Dikbud) Seluma sebesar Rp 238.309.355.

Hal ini setelah, unit Tipidkor Polres Seluma melakukan tahapan penyelidikan sebagai perwujudan Tindakan Asset Recovery Pemulihan Kerugian Keuangan Negara dan Menyelamatkan Keuangan Negara, pada Pekerjaan Pembangunan Gedung SDN 118 Seluma tahun anggaran 2017 oleh Kontraktor Pelaksana Zairin Rasul selaku Direktur CV.Mahajaya sebesar Rp.69.000.000.

Pekerjaan pembangunan gedung SDN 146 Seluma oleh kontraktor pelaksana Zairin Rozul CV.Mahajaya sebesar Rp.46.000.000. Pekerjaan Pembangunan Gedung UPTD Sukaraja Dinas Pendidikan tahun anggaran 2017 Kontraktor pelaksana Ferzan Apriadi, CV Nayla Utama Kontruksi sebesar Rp.54.000.000.

Pekerjaan Pengadaan Meubelar SD/MI/SDLB Dinas Pendidikan Kabupaten Seluma tahun anggaran 2017. Kontraktor pelaksana Atuar Nurhadi, CV Cahaya Maras Kontruksi sebesar Rp.77.309.355.

Kapolres Seluma AKBP. I Nyoman Mertha Dana melalui Kasat Reskrim AKP. Rizka Fadhila didampingi Kanit Tipidkor Iptu. Denny Siregar membenarkan bahwa, temuan di Dinas Dikbud tahun 2017 sudah diserahkan ke Tipidkor guna untuk disetorkan ke Kas Daerah.

Total dari empat item pekerjaan tersebut sebesar Rp 238.309.355 berarti sudah 100 persen dikembalikan ke Negara.

"Tindakan Asset Recovery yang sudah kita lakukan. Selanjutnya uang tersebut diatas dilakukan penyetoran bersama - sama oleh Penyidik dan Kontraktor Pelaksana ke rekening Kas Daerah melalui Bank Pembangunan Daerah Bengkulu, "jelas Denny kepada wartawan. Senin (4/8).

Dengan itu, saat ini masih ada dua OPD yang masih belum kembalikan temuan BPK RI tahun 2017 yakni, dinas Kesehatan Seluma dan Dinas Prindakkop yang masih ada satu pekerjaan lagi belum dikembalikan temuannya. (YI)