Polda Bengkulu Gelar Nobar Film Sang Prawira Bersama Awak Media

Polda Bengkulu gelar Nonton Bareng bersama awak media.

 

BENGKULU, ewarta.co - Jajaran Polda Bengkulu dan pejabat utama Polda menggelar nonton bareng (Nobar) Film Sang Prawira yang baru ditayangkan di Bioskop, bersama awak media pada Kamis (28/11) malam. 

Film Sang Prawira ini menceritakan tentang perjuangan Horas, seorang remaja yang berasal dari keluarga kurang berada dan tinggal di pinggiran Danau Toba, Sumatera Utara.

Mulai dari perjuangannya masuk ke dalam Akademi Kepolisian (Akpol), saat ia menempuh pendidikan hingga ia lulus dari pendidikan dan menjadi seorang perwira remaja.

Setelah menjadi perwira, Horas ditugaskan di Polrestabes Medan dan disitu ia berkesempatan untuk pulang kerumahnya menemui orang tuanya dikampung.

Namun malang, saat Horas pulang ke rumah orang tuanya dengan niat memperlihatkan dirinya yang telah menjadi seorang Perwira Polisi, sontak menyayat hati saat melihat sang ibunda tercintanya telah terbujur kaku meninggalkan mereka untuk selama-lamanya.

Ternyata, selama Horas menempuh masa pendidikan selama empat tahun, sang Ibu mengalami sakit-sakitan, tak hanya itu, sang pujaan hatinya pun berpindah kelain hati lantaran Horas sangat fokus menempuh pendidikan hingga tak sedikitpun memberi kabar.

Saat bertemu dengan sang pujaan hati, tampak penyesalan dari sang wanita yang sebentar lagi akan menikah dengan laki-laku lain dan Horas menerima hal ini dengan lapang dada.

Setelah itu, saat bertugas pun, Horas harus berhadapan dengan bandar narkoba terbesar di Sumatera Utara yang telah lama menjadi incaran polisi, dan bos bandar tersebut ternyata sahabat dekatnya, Lambo.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi, hingga di satu kesempatan, Horas berduel dengan Lambo dan pada akhirnya Lambo harus tewas didepan mata Horas sendiri akibat tembakan yang dilepaskan oleh rekan Polisinya dari belakang.

Melihat kisah ini Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs. Supratman, MH berharap film ini bisa memotivasi anak-anak muda untuk melekatkan cita-citanya yang ingin menjadi Polisi, sebab dalam nobar ini turut diundang perwakilan dari anak-anak SMA tang ada di Kota Bengkulu.

"Itulah kehidupan Polisi, suka dukanya seperti itu, mudah-mudahan Tadi dilihat oleh adik-adik pelajar kita, mungkin dia nanti akan menjadi siswa Bintara SPN atau sebagainya, saya rasa itu semua terlihat," ungkapnya, usai nobar Film Sang Prawira di Indo XXI, Kamis malam (28/11).

Disinggung apakah nantinya Polda Bengkulu akan berencana membuat film serupa atau tidak, beliau mengungkapkan untuk lihat saja kedepannya nanti. (Nay)