Petani Seluma Didorong Terapkan Standar Produksi Benih Padi Sehat


Seluma, eWarta.co — Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bengkulu mendorong petani di Kabupaten Seluma untuk meningkatkan kualitas produksi melalui penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) padi sawah dan Standar Nasional Indonesia (SNI) produksi benih padi sehat.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Sarimulyo, Kecamatan Sukaraja ini diikuti 56 peserta, terdiri dari penyuluh pertanian, petani, calon penangkar benih, serta perwakilan instansi terkait. Mereka mendapat pendalaman materi mulai dari teknik sertifikasi benih, pengendalian hama dan penyakit tanaman, hingga pengelolaan tanah dan nutrisi secara efisien.

Kepala BRMP Bengkulu, Shannora Yuliasari, menjelaskan bahwa penguatan kapasitas petani ini bertujuan agar produksi benih lokal memenuhi standar mutu dan siap bersaing di pasar. “Kami ingin kelompok seperti Brigade Pangan Tunas Muda mampu menghasilkan benih bersertifikat, sehingga petani tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar daerah,” ujarnya.

Para peserta juga mengikuti uji pemahaman (pretest dan posttest) serta praktik pembuatan kompos dari bahan organik lokal. Dari hasil evaluasi awal, sebagian besar peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai prinsip pertanian sehat dan efisien.

Menurut Sri Suryani M. Rambe, penanggung jawab kegiatan, penerapan standar produksi dan pengelolaan terpadu di tingkat petani akan memperkuat rantai pasok pangan daerah. “Pendekatan lapangan ini akan terus kami lakukan agar pengetahuan yang diperoleh benar-benar diterapkan di sawah, bukan hanya berhenti di ruang pelatihan,” tegasnya.

BRMP Bengkulu berkomitmen memperluas pendampingan bagi petani di berbagai kabupaten, dengan fokus pada inovasi budidaya, efisiensi produksi, dan kemandirian benih untuk mewujudkan pertanian Bengkulu yang tangguh dan berdaya saing.