Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Olivia Zalianty dan KGPH Ndaru Kusumo Luncurkan Lagu ‘Pancasila’ Berkolaborasi dengan Isyana Sarasvati


 
Jakarta, eWarta.co — Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober untuk mengenang peristiwa Gerakan 30 September 1965 serta meneguhkan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa . Peringatan ini bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan momentum untuk merefleksikan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari

Bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, sebuah karya musik berjudul ‘Pancasila’ resmi diperkenalkan kepada publik. Lirik lagu ini sepenuhnya menggunakan lima sila Pancasila dengan musik yang diaransemen oleh KGPH Ndaru Kusumo, dinyanyikan oleh Isyana Sarasvati, serta diproduseri oleh Olivia Zalianty. Peluncuran pada tanggal 1 Oktober menjadi penanda komitmen untuk menghadirkan kembali nilai-nilai Pancasila melalui medium seni musik yang dapat menjangkau generasi muda, sekaligus sebagai persembahan artistik yang menyatu dengan semangat peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Produser lagu ‘Pancasila’, Olivia Zalianty mengatakan, “Kami ingin karya ini menjadi bagian dari ikhtiar kolektif untuk merawat nilai-nilai kebangsaan melalui cara yang relevan dengan generasi sekarang, salah satunya melalui kesenian. Musik adalah bahasa universal, dan melalui lagu ini, kami mengajak siapa pun yang mendengarnya untuk kembali merenungkan dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.”
  
Dikatakan oleh KGPH Ndaru Kusumo sebagai pencipta dan pengaransemen musik, Lagu ‘Pancasila’ terilhami langsung dari kelima sila yang menjadi fondasi negara. Kelima nilai tersebut—Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia—menjadi kerangka komposisi yang diterjemahkan ke dalam bahasa musik. Pancasila adalah fondasi yang menyatukan keberagaman Indonesia. Melalui lagu ini, saya ingin menghadirkan nuansa yang tidak hanya megah, tetapi juga merangkul. Setiap sila memiliki warna musikalnya sendiri, namun semuanya mengalir dalam satu kesatuan. Saya berharap pendengar dapat merasakan bahwa nilai-nilai Pancasila bukan sesuatu yang jauh, melainkan dekat dan hidup.”

Sementara itu, Isyana Sarasvati yang menyanyikan lagu ‘Pancasila’ menyampaikan, “Menyanyikan lagu ‘Pancasila’ adalah sebuah kehormatan. Saya tumbuh dengan pemahaman bahwa Pancasila adalah rumah bersama kita. Semoga lagu ini bisa menjadi pengingat bahwa persatuan adalah kekuatan kita.”

Lagu Pancasila yang berdurasi sekitar 162 detik ini menampilkan musik yang khidmat dengan unsur gamelan didalamnya. Lagu Pancasila ini mendapat sambutan dan dukungan positif dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
 
KGPH Ndaru Kusumo memiliki rekam jejak dalam karya-karya bertema kebangsaan. Ia terlibat dalam orkestrasi kebangsaan ‘Meradjoet Sendja’ yang dipentaskan di Gedung Kesenian Jakarta pada bulan Agustus lalu.Dalam pertunjukan tersebut, sejumlah lagu kebangsaan yang diciptakan oleh Ndaru Kusumo, termasuk lagu ‘Pancasila’ dirajut bersama dialog babak mengenai gagasan-gagasan para pendiri bangsa.
 
Olivia Zalianty, selain dikenal sebagai aktris dan produser, juga dikenal aktif menghadirkan karya seni pertunjukan yang mengangkat sejarah dan gagasan kebangsaan. Ia menjadi produser sekaligus sutradara ‘Meradjoet Sendja—Persembahan Cinta untuk Republik’ sebuah orkestrasi kebangsaan yang menggabungkan musik, teater, dan refleksi atas gagasan para pendiri bangsa.
  
Lagu ‘Pancasila’ saat ini dapat diakses melalui platform resmi YouTube OZ Production https://shorturl.at/TUNye