Peras Kepala Sekolah, Oknum Anggota LSM Seluma Diringkus

Create: Mon, 10/01/2022 - 18:13
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU, eWARTA.co -- Operasi Tangkap Tangan (OTT) kembali terjadi di Kabupaten Seluma, oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) melakukan pemerasan terhadap salah satu kepala sekolah SMPN. 

Tersangka berhasil diamankan oleh tim Puyang Serawai Satreskrim Polres Seluma di dekat Simpang Enam Tais tepatnya di rumah makan Serawai kelurahan Talang Saling dengan barang bukti uang sebesar lima juta rupiah. 

Kapolres Seluma AKBP Darmawan Dwiharyanto melalui Kasat Reskrim Polres Seluma AKP Andi Ahmad Bustanil, S. IK menjelaskan, tersangka yang berjumlah satu orang warga Desa Jenggalu, Kecamatan Sukaraja berhasil diamankan tim dengan modus, pelaku  ingin melaporkan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada Kejaksaan Negeri Seluma. 

"Korban melapor dengan kami karena ada penekanan atau pemerasan dari tersangka oknum LSM berinisal B-I berusia 30 Tahun, berdasarkan keterangan tersangka modus ingin dilakukan B-I adalah ingin melaporkan tujuh sekolah tentang penyalahgunaan dana BOS, jika tak ingin dilaporkan tersangka meminta sejumlah uang kepada korban," jelas Andi pada Senin (10/01/2022). 

Dilanjutkan Andi, kronologis penangkapan bermula pada saat korban melaporkan kejadian pemerasan ke pihak polres Seluma, kemudian pihak Polres Seluma melalui Satreskrim mengintai gerak-gerik korban di lapangan. 

"Berdasarkan laporan itu, kami melakukan pengintaian setelah terkonfirmasi sudah melakukan transaksi kepada kepala sekolah, setelah itu kami melakukan penggerebekan di Rumah Makan Serawai simpang enam Tais dengan barang bukti uang didalam amplop sebesar lima juta rupiah," sambung Kasat Reskrim. 

Sementara itu, pihak Satreskrim masih mendalami dan melakukan pengembangan terhadap kasus ini terhadap tujuh sekolah SMPN yang telah dilakukan pemerasan oleh tersangka B-I. 

"Kami masih mendalami dari total dana tiap sekolah ini berapa, apa ini dari satu sekolah atau gabungan, karena ada tujuh sekolah yang sudah dihubungi oleh pelaku," pungkas Kasat Reskrim Andi Ahmad Bustanil. (Nandar)

Video