BENGKULU, eWARTA.co -- Satuan Reskrim polres Bengkulu selatan masih menunggu hasil labfor Porensik palembang terkait penyebab pasti ledakan di pabrik kelapa sawit pt SBS di Kabupaten Bengkulu Selatan pada jumat lalu.
Pasca ledakan yang terjadi di Mesin rebus pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di Desa Nanjungan, Kecamatan Pino Raya, Bengkulu Selatan dan menyebabkan dua orang pekerja dilaporkan tewas dalam insiden itu.
Pihak kepolisian resor Bengkulu Selatan telah memeriksa sejumlah orang saksi dari pihak perusahaan untuk memastikan dan mencari penyebab pasti ledakan terjadi.
Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H, mengatakan, saat ini tim penyidik Polres Bengkulu Selatan masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim labfor forensik Palembang untuk memastikan penyebab pasti terjadinya ledakan yang menyebabkan dua orang pekerja meninggal dunia.
”Polres Bengkulu Selatan telah memeriksa sejumlah saksi pasca ledakan itu, dan kini masih menunggu hasil dari labfor palembang,"kata Kabid Humas Polda Bengkulu.
Ledakan mesin perebusan terjadi di PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS), siang. Saat karyawan sedang bekerja, tiba-tiba dikejutkan dengan suara ledakan yang berasal dari mesin di bagian perebusan tandan buah sawit meledak dan mengakibatkan dua orang pekerja meninggal dunia. (Rls)









