Penutupan Bulan Bhakti Pancasila Pemprov Bengkulu Gelar Berbagai Kegiatan

Penutupan Bulan Bhakti Pancasila Pemprov Bengkulu Gelar Berbagai Kegiatan
Tags

eWarta.co - Berbagai macam kegiatan digelar Pemerintah Provinsi Bengkulu pada peringatan Bulan Bhakti Pancasila Tahun 2018, diantaranya jalan sehat, pertunjukan seni dan budaya, serta kegiatan lainnya yang diselenggarakan di halaman Rumah Kediaman Bung Karno Kota Bengkulu, Sabtu (30/6/18).

Dalam kegiatan tersebut, sebagai tamu kehormatan hadir Sekretaris Jendral  Kementerian Dalam Negeri RI, Hardi Prabowo, Kementerian/Koordinator PMK, Asdep, Staf Khusus Kemendagri, Dirjen Bangda, Plt. Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, didampingi Sekda Provinsi Bengkulu, Novian Andusti, Penjabat Walikota Bengkulu Budiman Ismaun didampingi Sekertaris Daerah Kota  Bengkulu Marjon, Bupati Bengkulu Tengah, Ferry Ramli, OPD Provinsi Bengkulu, dan tamu undangan lainnya.

Plt.Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, secara langsung melepas peserta jalan sehat yang di ikuti para ASN yang ada di Kota Bengkulu dengan rute perjalanan dilakukan dari halaman depan Rumah Kediaman Bung Karno, mengitari  masjid At-Taqwa Kelurahan Anggut Atas – Anggut Bawah, Simpang Horizon, Penurunan, sampai Simpang Lima, dan kembali ke jalan Sukarno, kemudian finis di depan Rumah Kediaman Bung Karno.

Plt.Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap kinerja Pemda Provinsi bengkulu atas terselenggaranya acara Peringatan Hari Bhakti Pancasila di Provinsi Bengkulu.

“Ditetapkannya Hari Bulan Bhakti Pancasila Tahun 2018 ini merupakan suatu bentuk penghormatan tersendiri dan rasa cinta kita terhadap sejarah yang ada di Provinsi Bengkulu.

Secara khusus peringatan ini kita pusatkan dihalaman Rumah Persinggahan / Kediaman Bung Karno, selaku proklamator Bangsa kita, yang kita cintai dan kita banggakan,”ungkap Rohidin.

Plt.Gubernur Bengkulu tidak lupa mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat yang mulia disisi Allah SWT.

“Semoga almarhum ditempatkan disisi Allah SWT. Semua ide, gagasan dan semua cita karsa semasa beliau hidup akan betul-betul terpati sebagai tonggak perjuangan dan semangat bagi kita sekalian untuk semakin cinta dan membangun bangsa yang besar ini untuk masa-masa yang akan datang,” ujarnya.

Rohidin Mersyah juga menghimbau kepada jajaran pemerintah dan masyarakat Provinsi Bengkulu, khususnya, untuk memaknai Hari Bulan Bhakti Pancasila ini secara positif dan betul-betul mendalami dan menghayati makna dari Bulan Bakti Pancasila tersebut.

“Pancasila harus betul-betul menjadi ideologi pemersatu bangsa, sekaligus pengikat kebersamaan dan persatuan Bangsa Indonesia. Dan yang jauh lebih penting dari itu, akan semakin menjamin eksistensi dan kedaulatan bangsa ini sehingga bangsa kita betul-betul jaya dimata dunia. 

“Berdaulat secara ekonomi, berdaulat secara politik, dan keberagaman yang kita miliki dan sekali lagi betul-betul menjadi kekayaan yang membanggakan untuk membangun Provinsi Bengkulu dan Indonesia secara keseluruhan,” pungkas Plt Gubernur Bengkulu.

Pada kesempatan yang sama, Sekertaris Jendral Kementrian Dalam Negeri RI Hardi Prabowo juga mengatakan bulan Juni sebagai bulan yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Dikatakannya mulai dari tanggal 1 sampai tanggal 30 Juni telah dilaksanakan berbagai jenis kegiatan, diantaranya adalah pemugaran situs Bung Karno, pembersihan rumah Bung Karno di Bangka Belitung, pembersihan dan pengecatan situs makam Bung Karno di Jawa Timur, forum dialog revitalisasi nilai-nilai pancasila, upacara bendera peringatan hari lahir Pancasila di Nusa Tenggara Timur, upacara penutupan hari lahir pancasila di Maluku, dan pagi ini di Bengkulu dilaksanakan jalan sehat serta pembersihan situs rumah peninggalan Bung Karno.

“Pancasila merupakan warisan besar yang harus dirawat oleh anak bangsa, selama 73 tahun Pancasila telah bertahan meskipun dalam perkembangannya ada berbagai guncangan dan gempuran, tetapi hingga saat ini Pancasila tetap tegak.”ujar Hardi Prabowo saat menyampaikan pidatonya pada peringatan Puncak Bulan Bhakti Pancasila di Kediaman rumah Bung Karno.(fr/Adv)