Penataan DDTS Bengkulu, Progres Fisik Capai 60 Persen

Create: Sat, 17/10/2026 - 19:16
Author: Admin 3

 

BENGKULU, eWarta.co – Penyaluran anggaran pemerintah pusat untuk penataan kawasan wisata Danau Dendam Tak Sudah (DDTS), Kota Bengkulu, mencapai Rp12,99 miliar hingga awal Oktober 2026. Anggaran tersebut bersumber dari pagu Rp37,12 miliar melalui Kementerian Pekerjaan Umum, sementara progres fisik pembangunan dilaporkan telah mencapai 60 persen.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu, Zaid Burhan Ibrahim, mengatakan pekerjaan fisik penataan kawasan DDTS dimulai pada Juni 2026. Pemerintah menargetkan proyek tersebut rampung pada akhir tahun ini.

“Sejak dimulainya pengerjaan fisik pada Juni 2026 hingga awal Oktober 2026, Kementerian Pekerjaan Umum telah merealisasikan penyaluran anggaran sebesar Rp12,99 miliar dari total pagu anggaran Rp37,12 miliar,” kata Zaid, Jumat (16/10/2026).

Penataan kawasan DDTS dilakukan di atas lahan seluas lima hektare yang telah dibebaskan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Proyek ini mencakup pembangunan dua fasilitas utama, yakni area jogging track dan Gedung Kanca Selera yang disiapkan untuk mendukung aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Perwakilan penyedia jasa pembangunan, Apriko Saputra, menyebut progres fisik pekerjaan telah mencapai 60 persen. Capaian tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan proyek yang ditargetkan selesai pada akhir 2026.

Zaid mengatakan, pembangunan kawasan wisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan fasilitas, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Penataan kawasan yang lebih baik berpotensi membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM dan menggerakkan aktivitas perdagangan serta jasa pariwisata.

Menurutnya, keberadaan fasilitas jogging track dan Gedung Kanca Selera diharapkan dapat meningkatkan daya tarik DDTS sebagai destinasi wisata di ibu kota Provinsi Bengkulu. Pengembangan tersebut juga diharapkan memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka kepada pengunjung.

Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, lanjut Zaid, akan terus mengawal penyaluran anggaran proyek agar sesuai dengan peruntukan dan mendukung pencapaian target pembangunan. Pengawalan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan belanja pemerintah memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan target penyelesaian pada akhir 2026, penataan kawasan DDTS diharapkan dapat memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Bengkulu.