Pemprov Bengkulu Siapkan Jalan untuk Atasi Isolasi Saat Banjir

Create: Sun, 23/08/2026 - 11:25
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co -- Pemerintah Provinsi Bengkulu menyiapkan pembangunan infrastruktur jalan di Kota Bengkulu untuk mengatasi keterisolasian wilayah saat banjir melanda. Salah satu ruas yang akan ditangani yakni Jalan Kalimantan, termasuk pelebaran dan peninggian jalan dari arah jembatan.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso mengatakan pembangunan tersebut mencakup tiga link atau ruas jalan yang dinilai penting bagi akses masyarakat. Salah satunya diprioritaskan untuk menjaga akses Kota Bengkulu agar tidak terputus ketika banjir terjadi.

“Kita akan mengerjakan tiga link, yang pertama salah satunya untuk mengatasi terisolasinya Kota Bengkulu ketika banjir. Kita akan bangun Jalan Kalimantan, termasuk pelebaran jalan dari arah jembatan dan itu juga akan kita lakukan peninggian,” kata Tejo di Bengkulu, Kamis.

Menurut Tejo, ruas yang ditangani merupakan jalur yang memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat, tetapi kerap terdampak banjir. Karena itu, pekerjaan tidak hanya berupa pembangunan dan pelebaran jalan, tetapi juga peninggian badan jalan agar akses tetap bisa digunakan saat banjir.

Dinas PUPR Provinsi Bengkulu telah berkoordinasi dengan pemerintah kota, kecamatan dan kelurahan terkait rencana pembangunan tersebut. Sosialisasi juga telah dilakukan kepada masyarakat di wilayah yang terdampak pembangunan.

“Kami sudah bekerja sama dengan camat, lurah, sudah bersosialisasi dengan masyarakat dan target awal September 2026 juga sudah mulai kerja,” ujar Tejo.

Tejo menjelaskan pembangunan jalan di Kota Bengkulu merupakan bagian dari program penanganan infrastruktur kabupaten dan kota yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi pada tahun anggaran 2026. Penentuan ruas yang dikerjakan disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi wilayah.

Selain ruas yang berkaitan dengan penanganan akses saat banjir, terdapat dua link lain yang masuk dalam rencana pembangunan di Kota Bengkulu. Pelaksanaan kedua ruas tersebut masih menunggu konfirmasi terkait dukungan dan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah kota.

Tejo menegaskan koordinasi antarpemerintah daerah diperlukan agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan sesuai kebutuhan wilayah. Penanganan jalan tersebut diharapkan memperkuat konektivitas sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, terutama ketika terjadi banjir.