Pemprov Bengkulu Claim Inflasi Terkendali di Angka 2,77%, TPID Kini Bidik Standar Lebih Tinggi

Create: Mon, 26/01/2026 - 20:26
Author: Redaksi

 

BENGKULU, eWarta.co – Provinsi Bengkulu membuktikan diri sebagai salah satu "jawara" ekonomi di Pulau Sumatera. Berkat tangan dingin Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Bengkulu sukses menduduki peringkat kedua dari sepuluh provinsi di Sumatera dalam menjaga stabilitas harga.

Obb

​Capaian manis ini menjadi latar belakang digelarnya Capacity Building TPID bertajuk "One Page Summary" di Hotel Santika, Senin (26/1). Kepala BI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, memberikan apresiasi tinggi namun tetap memberikan catatan penting.

​"Penghargaan ini adalah bukti Bengkulu sudah di jalur yang benar. Tapi, jangan cepat puas. Ini harus jadi pijakan untuk menekan angka kemiskinan lebih dalam lagi," tegas Wahyu.

​Hingga penutup 2025, inflasi Bengkulu memang "adem" di angka 2,77%, tetap terjaga dalam zona aman nasional.

Dalam pertemuan TPID se-Provinsi Bengkulu hari ini, terungkap bahwa Bengkulu berhasil menjadi provinsi terbaik kedua di Sumatera dalam urusan menjinakkan inflasi.

Pj Sekda Bengkulu, Herwan Antoni, menekankan bahwa stabilitas ini bukan kebetulan.

​"Kita rutin melakukan operasi pasar murah, sidak ke pasar, hingga mendukung biaya transportasi melalui APBD. Hasilnya? Inflasi kita sangat terkendali di angka 2,77 persen," ujar Herwan.

Pj Sekda Herwan Antoni menyebut keberhasilan ini adalah buah dari rumus 4K: Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif. (Rls)