PAGAR ALAM, eWarta.co – Setelah dinobatkan sebagai Juara 1 Lomba Kebersihan Kantor Walikota se-Sumsel 2025, Pemerintah Kota Pagar Alam tidak berpuas diri. Di bawah kepemimpinan Ludi–Bertha, Pemkot kini meningkatkan kampanye lingkungan bersih dengan strategi yang jauh lebih tajam dan unik!
Sebagai langkah lanjutan, Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, mengambil tindakan tegas dan mendadak: mengerahkan Tim Penilai Kebersihan Senyap.
Tim ini bekerja tanpa pemberitahuan dan bertugas menyisir setiap sudut kota. Tujuannya bukan sekadar mengecek, tapi menciptakan shock therapy agar kesadaran bersih menjadi budaya permanen.
Sasaran Penilaian Sangat Luas, Seluruh Perkantoran Pemkot (Kecamatan hingga Kelurahan). RT/RW dan Lingkungan Pemukiman Warga. Semua Tingkat Sekolah (TK/PAUD, Negeri, Swasta, hingga Perguruan Tinggi).
Wali Kota Ludi menegaskan bahwa langkah ini adalah pemicu semangat, bukan semata-mata mencari kekurangan.
“Kalau semua punya rasa tanggung jawab menjaga kebersihan, kota ini akan terasa lebih nyaman untuk kita semua,” ujar Ludi Oliansyah.
Prestasi Juara 1 yang diterima Wakil Wali Kota Hj. Bertha dari Gubernur Sumsel H. Herman Deru ini harus menjadi pemicu, bukan akhir dari komitmen kebersihan Pagar Alam.
Untuk memicu semangat kompetisi yang sehat, Pemkot menyiapkan insentif ganda yang menarik;
Lingkungan Terbersih: Akan mendapatkan Hadiah Khusus dan apresiasi.
Lingkungan Terkotor: Akan diberi 'Hadiah' Khusus sebagai bentuk teguran keras.
Inisiatif ini diharapkan mendorong setiap instansi dan lingkungan warga untuk berlomba-lomba menjadikan Pagar Alam sebagai kota yang bersih, hijau, dan benar-benar menenangkan. (rls)









