BENGKULU,eWARTA.co -- Pemerintah Kota Bengkulu menggelar apat koordinasi (Rakor) bersama seluruh OPD, Kecamatan, Kelurahan membahas tentang evaluasi RPJMD tahun 2019-2023 melalui virtual (zoom) di monitoring center, kantor Diskominfosan, Senin (2/7/2021)
Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengatakan rakor ini membahas mengevaluasi RPJMD tahun 2019-2023 sesuai dengan kebijakan Pemerintah Pusat.
“Melalui rapat ini kita menyesuaikan apa yang akan kita lakukan ke depannya karena pandemi belum berakhir. Banyak kebijakan pusat yang harus di respon, makanya kita melakukan evaluasi RPJMD tahun 2019-2023,” sampai Helmi.
Tetapi, Helmi ingin capaian di tahun 2023 tetap bisa dicapai dan sesuai dengan target awal.
“Tetap fokus agar capaian tahun 2023 bisa dicapai, memang ada sedikit pergeseran karena kita harus menyelamatkan kesehatan masyatakatnya,” tambahnya.
Sementara itu, pembangunan kawasan perkantoran baru yakni kota merah putih sedikit terhambat karena masih adanya pandemi Covid-19.
“Pembangunan tetap berjalan, tetapi tidak secepat yang kita rencanakan. Karena kita harus memikirkan kebutuhan masyarakat, seperti sembako, vitamin, obat-obatan dan lainnya. Ini nanti akan kita rumuskan bersama untuk mengkaji ulang apa dulu yang jadi skala prioritas,” tuturnya.
Rakor evaluasi kemudian dilanjutkan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Firman Romzie dengan lebih detail memperjelas masalah RPJMD, dan setelah itu rapat ditutup oleh Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi.









