Pemerintah Awasi Aktivitas Aliran Kepercayaan

Pemerintah Awasi Aktivitas Aliran Kepercayaan
Create: Sat, 20/03/2021 - 14:16
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bengkulu, Irene Putri mengatakan pembentukan Tim Pengawas Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Dalam Masyarakat (Pakem) di Kota Bengkulu dapat menjaga stabilitas sosial.

"Dengan adanya tim pengawas dapat mencegah konflik sosial dan umat tetap rukun damai, agar tidak terjadi konflik," kata Irene, Sabtu (20/3/2021). 

Irene mengungkap, pembentukan Pakem yang melibatkan Kesbangpol, Forum Kerukunan Umat Beragama, Kementerian Agama, Kajari, Kodim 0407, Badan Intelijen Negara, dan Polres Kota Bengkulu ini diminta proaktif serta serius dalam mengawasi maupun mentolerir hal-hal yang dapat memicu terjadinya konflik. Demikian aliran dan paham yang tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Irene mengatakan pengawasan perkembangan dilakukan stimulan agar eksistensi para penganut aliran kepercayaam tetap terpantau dalam pengawasan.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kota Bengkulu Rolly Gunawan mengatakan saat ini pemicu konflik sosial yang sering terjadi adalah melalui media digital dan medsos. Di mana ujaran kebencian dan bahasa yang mementingkan kelompok tertentu sangat cepat direspon oleh masyarakat melalui media sosial. 

"Untuk itu ke depan akan dicari solusi cerdas yang dapat meredam ungkapan yang memojokkan pemerintah serta membenturkan masyarakat dan umat melalui media sosial. Jika hal ini dapat dicari solusi cerdasnya dan konflik dapat dihindari serta diredam seminimal mungkin," kata Rolly. 

"Sehingga pada ahirnya, masyarakat dan umat di Kota Bengkulu beserta organisasi paham dan aliran ini berjalan semestinya dan tidak ada yang memicu daripada terjadinya konflik," tutup Rolly. (ril)