Paripurna RPJMD, Bupati Seluma Tepis Isu Tarik Ulur Kepentingan

Create: Mon, 18/10/2021 - 20:09
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Rancangan RPJMD Tahun 2021-2026 akhirnya diterima oleh seluruh fraksi dan disepakati oleh unsur pimpinan legislatif yang hadir pada sidang paripurna yang berlangsung cukup alot. 

Setelah diskrosing selama 2 kali karena unsur pimpinan DPRD Seluma cuman dihadiri oleh Wakil Bupati, Wakil ketua II, serta anggota dewan yang hadir cuman mencapai 14 orang, akhirnya sidang diskrosing dan dilanjutkan apabila anggota dewan hadir lebih dari setengah dan unsur pimpinan sidang lengkap.

Akhirnya rapat paripurna tentang pengesahan rancangan RPJMD kembali bisa dilanjutkan setelah unsur pimpinan legislatif yang hadir lengkap dan anggota dewan yang hadir sudah mencapai 23 orang. 

Bupati Seluma Erwin Octavian menepis isu dalam sidang paripurna yang sempat diskrosing 2 kali, santer terdengar isu dugaan adanya hubungan dengan tarik ulur kepentingan yang bawa-bawa kedalam ruang rapat paripurna. 

"Untuk komponen persiapan kita di RPJMD ini bukan karena ada hal-hal sesuatu apapun, rapat paripurna RPJMD tidak ada kepentingan apapun, bahasan paripurna murni kepentingan masyarakat Kabupaten Seluma," jelas Erwin Octavian kepada jurnalis eWarta.co pada Senin (18/10/2021). 

Dia menambahkan, rancangan RPJMD telah disepakati pemkab Seluma berjanji akan konsisten membangun Kabupaten Seluma menuju Seluma Alap. 

"RPJMD telah kita sepakati, pemkab akan konsisten dalam pembangunan Kabupaten Seluma fisik lima Tahun Kedepan, yang jelas bagaimana kita memperbaiki komunikasi kita untuk membangun daerah kita lebih baik untuk mewujudkan Seluma Alap," sambungnya. 

Sementara itu, Waka I DPRD Seluma Sugeng Zonrio juga menepis isu bahwa pada rapat paripurna tentang pengesahan RPJMD adanya dugaan tarik ulur dalam kepentingan. 

"Tidak ada kepentingan pribadi itu, RPJMD ini merupakan cerminan dari Visi dan Misi Bupati, dan kami lihat visi misi Bupati sama dengan visi misi anggota dewan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Seluma," pungkas Sugeng Zonrio. (Nandar)