Muncul Kabut Misterius, BPBD Mukomuko, Bukan Karhutla

Create: Wed, 08/11/2023 - 16:03
Author: Redaksi

 

MUKOMUKO, eWarta.co -- Kabupaten Mukomuko belakangan ini selama menjadi sorotan karena fenomena alam yang cukup unik, yaitu munculnya kabut asap pada pagi dan malam hari. Sampainya pada Rabu (08/11/2023), kabut masih terlihat sangat pekat. Namun, apa yang membuat perhatian banyak orang adalah penyebab sebenarnya dari kabut tersebut.

Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, kabut yang terjadi bukanlah berasal dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seperti yang dikhawatirkan banyak orang. Melainkan, kabut tersebut disebabkan oleh uap air yang mengalami proses pencairan namun terperangkap di udara.

Kepala Pelaksana BPBD Mukomuko, Ruri Irwandi ST, MT, menjelaskan bahwa kondisi ini memang cukup membingungkan bagi masyarakat. "Kabut yang sering turun pada pagi dan malam hari ini memang membuat jarak pandang menjadi terbatas bagi pengguna jalan. Namun, kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa hal ini tidak disebabkan oleh kebakaran hutan," kata Ruri.

Menurutnya, pola turunnya kabut ini juga cukup menarik. "Kabut biasanya turun di sebagian besar wilayah Mukomuko dari pukul 22.00 WIB malam hingga pukul 02.00 WIB. Kemudian, kembali terjadi kabut lagi dari pukul 05.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB," tambahnya.

Meskipun demikian, Ruri menegaskan bahwa Kabupaten Mukomuko tidak luput dari risiko Karhutla. Selama musim kemarau ini, BPBD mencatat adanya lima titik kejadian Karhutla di Mukomuko, namun semuanya berhasil dipadamkan.

"Titik-titik kejadian Karhutla tersebut berada di Kecamatan Kota Mukomuko, Kecamatan Air Manjunto, Kecamatan Teramang Jaya, Kecamatan XIV Koto, dan Kecamatan V Koto," jelas Ruri.

Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya pemahaman akan kondisi alam setempat, serta upaya untuk terus memantau dan mengedukasi masyarakat akan fenomena alam yang terjadi di sekitar mereka. Semoga dengan informasi ini, masyarakat dapat lebih tenang menghadapi fenomena kabut asap yang terjadi di Kabupaten Mukomuko. (Nn)