BENGKULU, ewarta.co -- Berkembangnya zaman digitalisasi juga berdampak pada etika dan perilaku Anak anak pelajar yang ada di Provinsi Bengkulu.
Dari Data Psikolog UPTD PPA, beberapa kasus kenakalan remaja Bengkulu yang terbuka di ruang publik diantaranya adalah pemerkosaan, pembunuhan, dan bunuh diri dengan berbagai faktor dan latar belakang penyebab.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi mengatakan, untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus kenakalan remaja sekolàh jùga diminta untuk meningkatkan pendidikan moral dan etika.

"Ini kan kenakalan remaja masalah moral dan etika. Sekolah-sekolah juģa diminta aktif untuk meningkatkan pendidikan moral dan etika. Seperti rutin memberikan siraman ceramah agama ke siswa, mengenalkan bahaya kenakalan remaja," ujar Edwar
Selain itu Edwar juga menambahkan pengawasan orang tua juga lebih pentiñg terhadap pencegahan kenakalan remaja.
"Yang paling dekàt pertama setelah guru di sekolah adalah orang tua. Na orang tua ini juga harus berperan mengawasi tingkah anaknya agar tidak terjerumus," tutup Edwar.









