BENGKULU, ewarta.co - Gejolak aksi penyampaian aspirasi mahasiswa di Bengkulu masih berlanjut, hingga anggota dewan dengan sigap langsung keluar menemui massa aksi dan melakukan sidang ditengah jalan dan kerumunan massa aksi.
Hari ini, Rabu (25/9) ratusan mahasiswa dari beberapa Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Bengkulu yang tergabung dalam Aliansi BEM Nusantara turun ke jalan menuntut lima hal, yakni:
1. Meminta DPR meninjau kembali RUU KPK
2. Mensterilkan Pimpinan dan komisioner
3. Menyelesaikan konflik yang ada di tubuh KPK dan kepentingan politik
4. Memutuskan permasalahan karhutla
5. Menuntut DPRD Provinsi Bengkulu untuk fokus mensejahterakan petani di Provinsi Bengkulu.
Selain itu, para mahasiswa juga menuntut untuk mensejahterakan petani, karena harga kelapa sawit dan karet anjlok, yang nota benenya merupakan sumber mata pencaharian masyarakat Bengkulu.
Dalam aksi ini, gabungan dari mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu, IAIN Curup, Universitas Dehasen, Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Universitas Prof. Dr. Hazairin Bengkulu, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Universitas Terbuka.
Berbeda dari aksi Ribuan mahasiswa kemarin, Selasa (24/9), aksi kali ini berlangsung dengan aman dan damai, terlebih lagi sejumlah anggota DPRD Provinsi Bengkulu langsung keluar dan menemui para mahasiswa serta melakukan sidang di tengah-tengah kerumunan massa aksi.
Pada sidang tersebut tampak beberapa anggota DPRD Provinsi Bengkulu berhadapan dengan presiden mahasiswa dari setiap Perguruan Tinggi peserta aksi dan dikelilingi oleh masa aksi, serta langsung menyepakati dan menyetujui tuntutan yang disampaikan dalam aksi dengan mengetuk palu sidang DPRD.
"Kita akan mengawal janji-janji yang disepakati oleh DPRD Provinsi Bengkulu," Ujar Wandi Candra, Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Dehasen Bengkulu.
Sementara, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Bengkulu Erna Sari Dewi sangat bersyukur karena aksi mahasiswa pada hari ini berjalan dengan damai.
Mengenai tuntutan massa aksi, perempuan yang kerap disapa Mbak Nana ini menyatakan akan segera mengirimkan tuntutan aksi para mahasiswa hari ini ke pusat melaui Fax Mail.
"Ya, hari ini juga akan kami fax kan ke pusat, sebagaimana apa yang kami sampaikan pada saat sidang tadi, dikawalpun tidak apa-apa, karena ini itikad baik kami ingin menyampaikan aspirasi kawan-kawan yang juga menjadi aspirasi kami," tandasnya. (Nay)









