BENGKULU,eWARTA.co -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melakukan pelantikan kepada para pejabat yang telah lulus tahapan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT) dari awal hingga akhir. Pelantikan dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Acara pelantikan 12 pejabat eselon II tersebut dipimpin serta dilantik langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Arif Gunadi didampingi Asisten III M Husni dan Kepala BKPP Achrawi, di ruang hidayah, kantor Walikota, Senin (18/10/2021).
Pejabat yang dilantik yakni Sekretaris DPRD A Gunawan, Kepala Bapenda Eddyson, Kepala BPKAD Yudi Susanda, Kepala Disdik Sehmi, Kepala Dispangtan Ardiansyah, Kepala Dispora Sutapa, Kadis Koperasi dan UMKM Nurlia Dewi, Kadis Perhubungan Hendri Kurniawan, Kepala Dinkes Hairul Ariin, Kadis Damkar Yuliansyah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Mukhlis, Kepala DKP Tarzan Naidi.
Dalam pidatonya, Sekda Arif menyampaikan beberapa pesan Walikota Helmi dan Wawali Dedy kepada para pejabat yang telah resmi dilantik dan mengemban jabatan baru.
“Pertama, selaku eselon II bapak-ibu harus memberikan contoh yang baik kepada bawahannya mulai dari sekretaris, kabid, kasi dan lainnya. Contohnya seperti disiplin, peningkatan kinerja dan lainnya. Kedua, harus pandai memilah-memilah apa saja pekerjaan yang seharuanya di lakukan, tunjukkan kalau memang pantas diangkat sebagai eselon II dan pilihan pak Wali-Wawali,” ucap Arif.
Ia juga mengatakan para pejabat wajib mendukung berbagai kebijakan Walikota Helmi dan Wawali Dedy.
“Ya, wajib mendukung kebijakan, visi-misi, program dan harus tegak lurus sesuai keinginan pak Wali dan Wawali,” tambahnya.
Untuk para pejabat yang dilantik, Arif berpesan agar tak bersenang diri dahulu, ia ingin para pejabat ini menunjukkan kualitasnya sebagai pilihan Walikota dan Wawali.
“Kita (Pemkot) ini terus melakukan evaluasi tiap tahun terkait kinerja para pejabatnya. Apa lagi yang dilantik ini sudah membaca dan menandatangani fakta integritas, jadi harus siap mengikuti segala ketentuan ke depannya,” jelas Arif.
Ia juga ingin para pejabat yang dilantik melek akan teknologi dan aktif di medsos.
“Harus aktif karena berbagai keluhan masyarakat ini banyak di medsos. Jadi, sebagai pelayan kita harus aktif dan meresponnya,” tuturnya.
Arif juga menjelaskan ada satu jabatan yang belum dilantik dan masih dalam proses.
“Untuk jabatan di Disdukcapil rekomendasi KASN sudah, tapi proses administrasinya harus ke Dirjen Dukcapli dan lagi proses, insya allah minggu ini selesai dan minggu depan akan dilantik,” ungkapnya. (MC)









