Ledakan di Masjid Raya Pesona Regency Jember, Atap Masjid Rusak Jamaah Taraweh Lari Berhamburan

Create: Tue, 17/03/2026 - 06:55
Author: Redaksi

 

JEMBER, eWarta.co -- Jama'ah Sholat Tarawih Mesjid Raya Pesona Regency si Komplek Perumahan Pesona Regency kelurahan Patrang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember Jawa Timur, lari berhamburan. Setelah mendengar sebuah ledakan diduga Bom di area Mesjid, saat sedang sholat tarawih, Senin ( 16/3/2026), sekitar pukul 19.30 WIB.

Obb

Menyusul kejadian tersebut, video dan foto ledakan segera viral di sosial media. Beberapa jemaah terlihat berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri karena khawatir terjadi ledakan susulan.

Menyusul Kejadian tersebut, Tim dari Kepolisian Resort (Polres) Jember, langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), guna melakukan olah TKP, yang juga melibatkan tim jibom ( jinak Bom) dan tim Inavis Satreskrim Polres Jember.

Langkah pertama yang dilakukan adalah mengamankan lokasi, dengan memasang Police Line (garis Polisi) di Area sekitar lokasi ledakan, untuk kepentingan penyelidikan. Bahkan polisi melakukan sterilisasi lokasi, demi keamanan warga. 

Menurut Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, tim Kepolisian menyelidiki peristiwa ledakan tersebut. Belum banyak keterangan yang disampaikan, seperti jenis bom dan sebagainya, karena masih baru penyelidikan awal. 

"Kita sedang melakukan penyelidikan dan posisi saat ini kita lakukan status quo, perimeter. Kami menghimbau masyarakat ( untuk sementara waktu) untuk tidak mendekat ke posisi yang ada ledakan tersebut," ujar AKP Angga, Senin ( 16/3/2026) malam.

Saat ini, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab pasti ledakan karena masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan.

Namun dari hasil pengamatan awal sementara, polisi melihat adanya papan besi yang diduga menjadi bagian dari sumber ledakan di area dekat tempat wudhu laki-laki. Ledakan juga menyebabkan sebagian atap bangunan mengalami kerusakan.

"itu ada atap yang hancur dan papan besi berada di area dekat tempat wudhu laki-laki," katanya.

Untuk sementara waktu, kegiatan ibadah di Masjid Raya Pesona dihentikan guna menjaga keselamatan jemaah hingga proses penyelidikan dan sterilisasi lokasi selesai dilakukan.

Sementara Takmir Masjid Raya Pesona, Muhammad Fadil, kepada sejumlah wartawan mengaku saat kejadian sedang tidak berada di lokasi. Ia mendapatkan Informasi dari kesaksian para jemaah yang sedang melaksanakan salat tarawih.

Menurut Fadil, ledakan terjadi saat salat Tarawih sudah berlangsung beberapa rakaat. Bahkan jam dinding di masjid berhenti tepat pada saat kejadian karena terdampak ledakan tersebut.

"Kejadian sekitar pukul 19.30 WIB, sudah memasuki kira-kira saat rakaat ke-14," Katanya. (Hafit)