Lakalantas Dibawah Jembatan Layang, Sopir dan Kenek Truk Kontainer MD di Tempat

Create: Sat, 21/02/2026 - 08:45
Author: Redaksi

 

SELUMA, eWarta.co -- Peristiwa Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas ) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Seluma. Satu unit truk kontainer dengan nomor polisi BD 4815 CZ alami lakalantas di bawah jembatan layang kelurahan pasar tais Kecamatan Seluma. Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (22/2/2026) lebih kurang pukul 00.30 Wib. 

Akibat peristiwa ini, sopir dan kenek meninggal dunia di tempat. Keduanya terjepit di dalam kabin truk yang ringsek parah akibat benturan keras. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena posisi truk terbalik dan badan kontainer menindih bagian kabin kendaraan.

Suprapto, Warga kelurahan Pasar Tais mengatakan, truk tersebut melaju dari arah kota bengkulu menuju ke arah kabupaten Bengkulu Selatan, dugaan sementara truk tersebut mengalami rem blong di turunan jembatan layang.truk kehilangan kendali sehingga terguling di sisi badan jalan. 

"Mobil tadi dari arah Kota Bengkulu ke arah Manna Bengkulu Selatan. Kemungkinan remnya blong saat di turunan. Truknya terguling dan hampir masuk ke rumah warga, tapi tertahan tiang listrik. Sopir dan kernetnya terjepit di dalam kabin," Sampainya. 

Ditambahkan, suara benturan keras terdengar hingga ke rumah-rumah warga sehingga sejumlah warga keluar untuk melihat kejadian. Beberapa di antaranya berinisiatif memberikan pertolongan awal sebelum petugas tiba di lokasi.

"Badan truk yang terguling nyaris menerobos ke salah satu rumah warga di sekitar turunan tersebut. Beruntung, laju kendaraan terhenti setelah menghantam tiang listrik sehingga tidak sampai menimbulkan korban tambahan dari warga, " Sambungnya. 

Petugas kepolisian bersama warga langsung melakukan pengamanan lokasi dan pengaturan arus lalu lintas yang sempat tersendat. Kendaraan dari dua arah diberlakukan sistem buka-tutup untuk mencegah kemacetan panjang di jalur utama tersebut.

Proses evakuasi korban berlangsung cukup lama, kabin mobil yang sudah rusak parah terpakasa di bukak mengunakan alat berat untuk mengeluarkan korban. Korban baru bisa dievakuasi dari dalam kabin mobil Lebih kurang pukul 06.00 dini dari. 

Untuk identitas salah satu korban diketahui yakni Efendi Muliardi asal Desa Padang Peri, Kecamatan Semidang Alas Maras, seluma, identitas tersebut diketahui setelah ditemukannya Surat Izin mengemudi di dalam mobil. 

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan awal mengarah pada kegagalan fungsi pengereman, namun faktor lain seperti kondisi kendaraan dan kelayakan jalan turut menjadi bagian dari pemeriksaan. Hingga Pukul 05.40 dini hari, korban belum juga dapat dievakuasi karena terkendala beratnya badan Truck. 

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan di kawasan turunan Jembatan layang Tais yang dikenal curam dan rawan, terutama bagi kendaraan bermuatan berat. Aparat Kepolisian mengimbau para pengemudi memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur tersebut demi keselamatan bersama. (Rns)