BENGKULU, eWarta.co – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu menggelar Konferensi Provinsi (Konferprov) sebagai forum pemilihan kepengurusan baru periode 2026–2030, Sabtu (18/7/2026). Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni dan dihadiri Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, unsur Forkopimda, serta sejumlah mitra PWI.
Konferprov kali ini diikuti 143 anggota PWI yang memiliki hak pilih. Seluruh peserta memberikan suara melalui mekanisme pemungutan suara tertutup dan rahasia sesuai ketentuan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI.
Persaingan memperebutkan kursi Ketua PWI Bengkulu berlangsung antara dua kandidat yang telah dinyatakan lolos verifikasi administrasi oleh Pengurus Pusat PWI. Berdasarkan Surat Keputusan PP PWI Nomor 743/PWI-P/LXXX/VII/2026, Marsal Abadi maju bersama Sukatno sebagai calon Ketua Dewan Kehormatan, sedangkan Iud Dwi Mursito berpasangan dengan Dian Marfani.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, turut menghadiri jalannya Konferprov sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan regenerasi kepemimpinan organisasi. Seluruh tahapan pemilihan dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi yang telah ditetapkan.
Dalam sambutannya, Sekda Herwan Antoni mengatakan kepengurusan yang terpilih diharapkan mampu memperkuat eksistensi PWI sebagai organisasi profesi wartawan. Menurutnya, PWI memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan demokrasi sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah.
Herwan berharap insan pers di Bengkulu terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia menilai pemberitaan yang akurat, berimbang, dan konstruktif akan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah.
"Keberadaan PWI diharapkan menjadi bagian dari pentahelix pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah, media, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat untuk mempercepat pembangunan di Bengkulu," ujarnya.
Setelah seluruh suara terkumpul, panitia melanjutkan proses penghitungan untuk menentukan Ketua PWI Provinsi Bengkulu beserta Ketua Dewan Kehormatan yang akan memimpin organisasi selama periode 2026–2030.










