Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor Muri Sekaligus

Create: Sun, 23/08/2026 - 08:25
Author: Redaksi

 

JEMBER, ewarta.co – Kabupaten Jember kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui pergelaran Pawai Budaya Kirab Ancak Agung yang digelar pada Sabtu (22/8/2026). Tak hanya mempertahankan rekor, tradisi tahunan ini berhasil memecahkan dua rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sekaligus.

​Dua penghargaan MURI yang diraih tersebut meliputi rekor Ancak Tertinggi dari Rangkaian Suwar-Suwir dan Kirab Ancak Agung Terbanyak.

​Penyerahan rekor diumumkan secara resmi oleh perwakilan MURI, Ari Andriani, dalam rangkaian acara Doa dan Shalawat Bersama di Alun-Alun Jember pada Sabtu malam. Acara keagamaan tersebut dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo Situbondo, KHR. Muhammad Kholil As’ad.

​Ancak 3,7 Meter dan 527 Peserta

​Rekor pertama diraih oleh ancak setinggi 3,7 meter yang disusun dari 1.600 kemasan atau sekitar 32.000 buah suwar-suwir—panganan khas Kabupaten Jember.

​Sementara itu, rekor kedua dicetak melalui jumlah peserta kirab. Berdasarkan hasil verifikasi tim MURI, sebanyak 527 ancak turut meramaikan pawai. Angka ini melampaui rekor sebelumnya yang mencatatkan 449 ancak.

​“Setelah kami lakukan verifikasi tadi pagi, tercatat ada 527 Ancak Agung yang berpartisipasi,” ujar Ari Andriani.

​Mengingat singkatnya waktu persiapan, MURI sebelumnya menetapkan syarat peningkatan minimal 10 persen dari rekor lama. Atas keberhasilan ini, MURI bahkan menantang Pemerintah Kabupaten Jember untuk meningkatkan target menjadi 1.000 ancak pada pergelaran tahun depan.

​Mengusung tema “Melestarikan Tradisi, Menguatkan Ukhuwah, Mengangkat Marwah Jember”, ratusan ancak berisi hasil bumi dan makanan tradisional diarak melintasi jalanan kota. Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus ekspresi kecintaan kepada Rasulullah SAW.

​Peserta kirab berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), puskesmas, kelurahan, desa, sekolah, hingga lembaga kemasyarakatan. Pada sesi perlombaan, SMPN 6 Jember berhasil meraih Juara I, disusul Roxy Mall di posisi kedua, dan SMPN 2 Jember di posisi ketiga.

​Bupati Jember, Gus Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., menegaskan bahwa pencapaian rekor MURI ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar angka pencapaian.

​“Ini bukan sekadar tentang rekor, melainkan bagaimana kita menjaga tradisi dan nilai gotong royong masyarakat Jember. Tahun depan kita ingin menggelar lebih besar lagi dengan target 1.000 ancak. Mudah-mudahan semangat ini terus tumbuh dan menjadi kebanggaan warga Jember,” tegas Gus Fawait.

​Keberhasilan meraih dua rekor baru ini semakin mempertegas posisi Ancak Agung sebagai identitas dan tradisi khas Jember yang memadukan kebudayaan, nilai religius, dan kebanggaan daerah.