Kerja Ikhlas, Kebersamaan dan Hindari Pungli, Kakanwil Berikan Penguatan Jajaran Bapas Kelas II Bengkulu

 

BENGKULU, eWarta.co  - Kakanwil Kemenkumham Bengkulu, Santosa melakukan kunjungan kerja ke Bapas Kelas II Bengkulu, Rabu (12/6/2024).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pelayanan di Bapas Kelas II Bengkulu berjalan dengan optimal. Dalam kesempatan tersebut Kakanwil memantau sarana serta prasarana Bapas Kelas II Bengkulu sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi berjalan dengan lancar. 

Foto: humas kemenkumham

Dalam kesempatan tersebut, Santosa juga memberikan penguatan kepada Pegawai Bapas Kelas II Bengkulu bertempat di Aula Bapas didampingi Kabapas Bengkulu, Resman Hanafi. Santosa menekankan pentingnya disiplin dalam menjalankan tugas dan fungsi.

"Kedisiplinan adalah kunci utama dalam menjaga ketertiban dan efisiensi dalam melaksanakan tugas kita," ujar Santosa saat memberikan materi.

Disiplin diantaranya datang tepat waktu, melaksanakan tugas dengan baik karena ASN merupakan pelayan masyarakat oleh karena itu harus memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. 

Selain itu, Santosa juga memberikan arahan tentang pelaksanaan tugas yang efektif dan efisien, serta pentingnya optimalisasi fungsi masing-masing bagian di dalam Bapas Bengkulu.

"Kita harus bekerja secara disiplin, sinergis dan profesional untuk mencapai tujuan bersama dalam memberikan pelayanan," tambahnya.

"Dalam bekerja, gunakan hati, jaga kebersamaan, jangan ada Pungutan liar (pungli) dan hilangkan ego sektoral antar jajaran, sehingga dalam menjalankan tugas dapat lebih optimal," pesan Santosa. 

Para pegawai Bapas Bengkulu menyambut baik kunjungan dan materi yang disampaikan oleh Kakanwil Kemenkumham Bengkulu ini. Mereka berkomitmen untuk menerapkan semua penguatan yang telah diterima guna meningkatkan kualitas pelayanan pada Bapas Kelas II Bengkulu. 

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi seluruh pegawai Bapas Bengkulu dalam meningkatkan kedisiplinan, pelaksanaan tugas, dan optimalisasi fungsi, sehingga dapat memberikan dampak yang positif bagi proses pemasyarakatan dan pelayanan kepada masyarakat. (Hms)