BENGKULU, eWARTA.co - Makanan ringan berbahan daging rendang yang disebut keripik rendang menjadi oleh-oleh favorit wisatawan ketika Berwisata ke provinsi Bengkulu. Keripik rendang tersebut tersedia di Akilah 2R Bhayangkari yang berlokasi di Jalan Soekarno Anggut, Kota Bengkulu.
"Keripik rendang menjadi pilihan favorit, keripik rendang ini seperti keripik bawang namun ditambah dengan bumbu rendang yang diracik sendiri", kata Yunita selaku owner Akilah 2R Bhayangkari, Sabtu (26/3/2022).
Keripik rendang diproduksi sendiri, serta tersedia dua variasi kemasan yakni 110 gram dan 180 gram. Harga tersebut dibandrol mulai dari Rp.15 ribu hingga 30 ribu rupiah.
"Kita produksi itu misalnya seminggu itu 2 kali produksi, dalam satu kali produksi itu bisa sampai 20-40 kg dan itu juga sudah masuk di syarah bakery, di bandara juga, serta disemua toko oleh-oleh yang berada dianggut ini, kemudian di Kabupaten Lebong, Jakarta dan lainnya", tambahnya.
Berbagai cara dilakukannya untuk terus bertahan terutama di masa pandemi seperti saat ini, di antaranya melakukan inovasi terhadap produk-produk yang dijajakannya.
"Kita tetap mengutamakan rasa dan kualitas meskipun semua mahal termasuk minyak goreng dan yang paling utama itu inovasi kemasan produk agar pembeli lebih tertarik", jelasnya.
Omset yang didapatkan nya pun jutaan rupiah, namun disaat pandemi sedang tinggi kemarin, toko nya sepi pengunjung sehingga produk makanan yang dijualnya banyak kedaluwarsa.
"Omset kita perbulan itu sekitar 10-30 juta perbulan. Ditahun 2020 lalu, omset 75 persen turun, dan di toko tempat kami titip barang tidak ada yang laku dan terpaksa dibuang begitu saja, tetapi untuk tahun ini sudah mulai membaik dan wisatawan datang ke Bengkulu itu sangat berpengaruh di jualan kami karena mereka membeli dengan jumlah yang banyak", tutupnya. (Septi).









