BENGKULU,eWARTA.co -- Kongres Pemilihan Pengurus Baru Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Bengkulu 2021-2025, Sabtu (4/9/21) lalu menetapkan Ahmad Mazoola sebagai ketua, menggantikan Agussalim.
29 suara melakukan pemilihan demokratis di forum kongres luar biasa. Akhmad Mazoola berhasil mengantongi 17 suara dalam KLB Asprov tahun 2021 yang digelar di Hotel Adeva Kota Bengkulu. Sedangkan Ahmad Kanedi hanya berhasil mengumpulkan 12 suara.
Wakil Ketua PSSI Bengkulu terpilih, Achmad Thohir mengatakan, dengan terpilihnya Ketua Asprov PSSI Bengkulu yang baru ini, kedepan diharap dapat membawa perubahan yang baik khususnya dalam persepakbolaan di Provinsi Bengkulu.
Lebih lagi Ia berharap seluruh penggiat yang tergabung di dalamnya memiliki semangat yang sama dalam memajukan bola kaki Bengkulu.
"Kepemimpinan terdahulu telah membuat beberapa pijakan baik dalam pembenahan organisasi dan kompetisi. Kedepan, kami ingin semua pihak memajukan sepak bola Bengkulu. Kepengurusan ini juga tidak akan dapat berjalan dengan baik tanpa persatuan dan kesatuan bersama" kata Thohir, Senin (6/9/21).
Sementara itu Exco PSSI Hasani Abdul Gani mengatakan komponen PSSI mempunyai visi sepak bola industri. Di mana sepak bola masa depan memiliki gambaran yang lebih besar lagi dengan anggaran konpetisi mencapai triliunan.
"Saat ini gelaran kompetisi telah menyerap dana sponsor hampir 300 miliar dan ada potensi sampai 3 triliun. Untuk itu daerah sebagai wadah pembinaan di grassroot harus mempunyai semangat yang lebih untuk mencetak bibit muda yang siap bersaing di kompetisi profesional" kata Gani.
Dalam rangka akselerasi kemajuan sepak bola, lanjutnya, presiden telah mengeluarkan Inpres nomor 3 tahun 2019 dan Kepres pada tahun 2020 yang mengamanahkan seluruh komponen pemerintah untuk mendukung dan ambil bagian dalam memajukan sepak bola. (Bisri)









