Kemenag Minta Isra Mikraj Digelar Sederhana

Kemenag Minta Isra Mikraj Digelar Sederhana
Create: Wed, 03/03/2021 - 15:53
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU, eWARTA.co -- Pejabat Kementerian Agama (Kemenag) Bengkulu meminta umat muslim di provinsi ini memperingati Isra Mikraj pada 11 Maret mendatang secara sederhana. 

"Mengingat kondisi saat ini masih dilanda pandemi virus Corona. Dikhawatirkan, peringatan tersebut membuat orang berkerumun di tengah masyarakat yang memungkinkan penyebaran virus," kata Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf Kemenag Bengkulu, M Soleh, Rabu (3/3/2021).

Soleh mengatakan, kemungkinan kegiatan Isra Mikraj yang menghadirkan banyak orang masih dalam pertimbangan. Pihaknya bersama pemerintah provinsi dan PHBI Bengkulu akan mencoba beberapa opsi dalam pelaksanaan kegiatan dilaksanakan off line maupun on-line melalui media zoom.

"Tetapi Ini baru opsi. Ini semua kami lakukan agar tidak terjadinya kerumunan, nanti hasil finalnya Biro Pemerintahan dan Kesra akan berkonsultasi dengan gubernur," kata Soleh.

Bagi masyarakat yang akan tetap melaksanakan peringatan tahun ini, Ia mengimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi, serta menjauhi kerumunan.

"Sudah jadi tradisi Isra Mikraj kerap dirayakan di berbagai daerah dengan cara yang berbeda-beda. Meski begitu, tradisi tersebut tetap mengandung makna utama dari Isra Mikraj itu sendiri, yakni mengamalkan ibadah serta memperkuat silaturahmi. Tetapi yang terpenting, patuhi mematuhi protokol kesehatan 5 M," katanya. (Bisri)