BENGKULU, eWARTA.co -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu, Santosa, memantau pelaksanaan seleksi kompetisi dasar Tes Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memastikan bahwa proses ini berjalan bebas dari pungutan liar dan transparan. Pelaksanaan tes yang berlangsung di Hotel Merah Putih Kota Bengkulu pada Kamis (9/11) hingga Rabu (15/11).
"Kami memastikan Tim Seleksi CASN 2023 Kemenkumham Bengkulu akan berikan pelayanan terbaik dan transparan bagi para peserta," ujar Kakanwil Kemenkumham.
Selama tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), tercatat bahwa sebanyak 2.300 peserta telah mengikuti tes. Mereka terbagi menjadi beberapa kategori, termasuk Asisten Ahli - Dosen sebanyak 10 peserta, penjaga tahanan (pria) yang berjumlah 2.241 peserta, dan penjaga tahanan (wanita) sebanyak 49 peserta.
Santosa menyoroti bahwa Kementerian Hukum dan HAM Kantor Wilayah Bengkulu membutuhkan perekrutan sebanyak 9 ASN untuk memenuhi kebutuhan organisasi.
"Kami sampaikan kebutuhan pada masing-masing bidang itu 9 orang dengan tiga bidang seleksi. Jadi semuanya sekitar 27 orang yang akan dipilih," ujarnya.
Oleh karena itu, pelaksanaan seleksi dilakukan dengan ketat sesuai dengan regulasi yang berlaku, memastikan keadilan dan integritas dalam proses tersebut. Tindakan ini mencerminkan komitmen dalam memastikan ASN yang terpilih merupakan individu yang berkualitas dan memenuhi standar yang ditetapkan.
Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan dilaksanakan dengan metode Computer Assisted Test. Hasil tes akan langsung tampil secara realtime dan terhubung dengan sistem BKN (Badan Kepegawaian Negara) sehingga peserta akan mengetahui hasil dan peringkat secara langsung. (BB)









