Jember Bersholawat 2026: Gus Fawait Tegaskan Persatuan Jadi Kunci Pelayanan Publik dan Kemajuan Daerah

Create: Thu, 06/08/2026 - 09:19
Author: Redaksi

 

JEMBER, ewarta.co – Alun-Alun Jember Nusantara di depan Kantor Pemkab Jember, Jalan Sudarman, dipenuhi lantunan sholawat pada Rabu (5/8/2026) malam. Ribuan masyarakat, tokoh agama lintas iman, serta pejabat pemerintah pusat dan daerah berkumpul dalam gelaran Jember Bersholawat untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

​Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait (Gus Fawait), menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar peringatan keagamaan biasa, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen membangun Jember melalui persatuan, gotong royong, dan pelayanan publik yang adil.

​Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait mengapresiasi kehadiran K.H.R. Ahmad Azaim Ibrahimy beserta seluruh jemaah. Ia secara khusus menyoroti kehadiran para tokoh lintas agama dan kepercayaan yang dapat duduk berdampingan dalam satu majelis.

​"Kehadiran kita semua hari ini adalah cerminan bahwa Jember adalah rumah besar yang dibangun di atas rasa saling menghormati, persaudaraan, dan cinta terhadap daerah," ujar Gus Fawait.

​Ia menambahkan, semangat kebersamaan tersebut harus diterjemahkan ke dalam bentuk kerja nyata pemerintah.

​Pemkab Jember terus berkomitmen mendekatkan layanan kepada masyarakat. Di bidang administrasi, proses perizinan kini dibuat lebih cepat dan merata hingga ke tingkat kecamatan.

​Di sektor kesehatan, Pemkab memastikan layanan berobat gratis bagi seluruh warga yang memiliki KTP Jember. Selain itu, program Homecare juga diluncurkan khusus bagi warga miskin ekstrem agar tenaga kesehatan dapat datang langsung memberikan pelayanan di rumah.

​"Kami ingin pelayanan tidak menunggu warga datang, melainkan negara yang hadir langsung di tengah masyarakat," tegasnya.

​Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) turut menjadi prioritas utama. Program beasiswa pendidikan Pemkab Jember kini dibuat lebih inklusif dengan membuka kategori khusus bagi para santri.

​Langkah ini bertujuan agar semakin banyak generasi muda Jember, termasuk yang berasal dari lingkungan pesantren, dapat melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi.

​Selain sebagai syiar agama, Gus Fawait berharap Jember Bersholawat dapat membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Para pelaku UMKM, pedagang kaki lima, dan warga sekitar turut merasakan manfaat ekonomi dari tingginya antusiasme pengunjung.

​Gus Fawait pun berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan kabupaten.

​"Semoga setiap lantunan sholawat yang berkumandang di Kabupaten Jember menjadi doa keberkahan bagi daerah ini. Kami ingin Jember terus tumbuh sebagai rumah besar yang rukun, religius, maju, serta selalu hadir memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat," pungkasnya.

​Melalui Jember Bersholawat, Pemkab Jember ingin menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembentukan harmoni sosial, penguatan nilai keagamaan, dan kepastian pelayanan publik yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. (hafit)