Jelang Muktamar NU ke- 35, Karteker PCNU Jember Didesak Segera Gelar Konfercab

Create: Thu, 30/07/2026 - 06:53
Author: Redaksi

 

JEMBER, ewarta.co – Tinggal sebulan lagi menuju Muktamar NU ke-35 yang dijadwalkan 27-31 Agustus 2026 di Jombang. Namun hingga kini belum ada kepastian jadwal Konferensi Cabang PCNU Jember. Kondisi ini memicu keresahan 26 pengurus MWCNU se-Kabupaten Jember.

Keresahan itu berawal dari belum adanya langkah konkret dari Karteker PCNU Jember yang ditunjuk PBNU melalui SK Nomor: 640/PB.01/A.II.01.45/59/07/2026 tertanggal 14 Juli 2026. 

Dalam SK tersebut, tugas paling mendesak Karteker adalah menggelar Konfercab paling lama 3 bulan sejak ditetapkan, dan melaporkan hasilnya ke PBNU. Masa kerja Karteker sendiri berlaku hingga 14 Oktober 2026.

Karena tidak ada tanda-tanda persiapan, para ketua MWCNU mengirim surat pertama ke Karteker pada 17 Juli 2026. Tidak ada respons. 

Rabu (29/7/2026) mereka kembali mengirim surat kedua dan mendatangi Kantor PCNU Jember di Jl. Imam Bonjol Kaliwates untuk audiensi pukul 13.00 WIB. 

Faktanya, tidak satu pun pengurus Karteker hadir. Beberapa saat kemudian, seorang pengurus Karteker hanya menginformasikan bahwa seluruh pengurus berhalangan hadir.

“Kami datang sebagai tindak lanjut atas surat resmi yang telah kami kirimkan untuk meminta penjadwalan Konferensi Cabang. Namun sampai sekarang tidak ada tanggapan maupun kepastian,” ujar *Koordinator MWCNU se-Jember, Muhammad Hasyim* yang juga Ketua MWCNU Tempurejo.

“Sangat kami sesalkan, tidak satu pun perwakilan karteker hadir untuk menerima maupun berdialog dengan kami. Sikap ini kami nilai sebagai bentuk pengabaian terhadap MWCNU se-Cabang Jember,” tegasnya.

Para ketua MWCNU menilai kelambanan ini berdampak langsung. Sejumlah lembaga di PCNU Jember disebut vakum, termasuk Lembaga Bahtsul Masail. Proses administrasi penting seperti surat wakaf juga terhenti.

Ketua MWCNU Patrang, Mustamik mengaku belum pernah bertemu pengurus Karteker sejak SK turun. 

“Kami juga mengusulkan surat wakaf sudah tidak jalan, karena kami belum pernah bertemu dengan pengurus Karteker,” katanya.

Yang lebih krusial, tanpa kepengurusan definitif hasil Konfercab, PCNU Jember terancam tidak memiliki hak pilih di Muktamar. 

“Konferensi cabang ini, pintu awal menuju Muktamar ke 35 di Jombang. Tanpa kepengurusan definitif, PCNU Jember tidak akan memiliki hak pilih, hanya memiliki hak suara,” jelas Mustamik.

“Satu Kata, kami pada menuntut Konfercab segera dilaksanakan, itu aja,” ujarnya.

Hasyim menyatakan pihaknya akan kembali menyurati Karteker untuk meminta audiensi. Surat selanjutnya akan ditembuskan ke PWNU Jatim dan PBNU agar aspirasi MWCNU tidak terus diabaikan.

“Seharusnya, niat baik para ketua MWCNU yang memiliki mandat menentukan arah PCNU Jember ke depan diapresiasi dengan baik. PCNU Jember segera memiliki kepengurusan yang definitif,” pungkas Hasyim.

Dengan waktu Konfercab yang mepet, para MWCNU berharap Karteker segera merespons agar Jember bisa mengirim delegasi definitif dan menentukan arah NU ke depan di Muktamar ke-35. (Hafit)