SELUMA, eWarta.co -- Guna untuk memperluas jangkauan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) Badan Gizi Nasional bersama Pemerintah Daerah kabupaten Seluma laksanakan rapat koordinasi mengenai pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kabupaten Seluma untuk menjangkau wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Untuk SPPG MBG 3T memiliki ukuran bangun yang berbeda dari dapur SPPG pada umumnya, dapur 3T dirancang lebih ringkas dan modular untuk disesuaikan dengan kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur di lokasi terpencil.
Reno Finarta, Korwil SPPG kabupaten Seluma mengatakan, pembangunan dapur SPPG MBG untuk daerah 3T ini dilakukan untuk memastikan bahwa anak sekolah di pelosok daerah juga mendapatkan makanan bergizi. Saat ini sudah ada 32 titik untuk dibangun dapur SPPG MBG 3T di kabupaten Seluma.
"Untuk 3T, kita di kabupaten Seluma itu SK nya sudah keluar itu sebanyak 32 titik SPPG, " Sampai singkatnya, Rabu (7/1/2026).
Terpisah, Sekda Seluma Deddy Ramdhani, SE, M.SE, MA, juga mengatakan, dari 32 Desa yang akan dibangun Dapur SPPG MBG 3T, saat ini yang sudah dipersiapkan untuk dibangun dapur SPPG ada 12 dapur.
"Terdepan, terluar, tertinggal , konsepnya ini jarak tempuh ke penerima manfaat yang melebihi 20 menit maka disitu masuk dalam kategori 3T
Untuk titiknya itu yang sudah di SK kan itu ada 32 Desa dan saat ini yang sudah persiapan itu ada 12 Desa.
Turut dikatakan, bahwa nantinya seperti desa libuk resam dan Desa Sinar pagi masing-masing desa akan di bangun 1 dapur SPPG MBG, meskipun ke 2 Desa tersebut berdekatan (Bersebelahan) namun jarak tempuh antara ke 2 desa tersebut cukup lama dan diharuskan memiliki 2 dapur SPPG.
"Seperti desa libuk resam, sinar pagi itu masing-masing memiliki 1 Dapur, " Tutupnya. (Rns)









