IWO dan OJK Bengkulu Siapkan Sosialisasi Literasi Keuangan di Lebong, Fokus Cegah Pinjol Ilegal

Create: Fri, 20/03/2026 - 16:14
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co – Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan sekaligus menekan maraknya praktik pinjaman online ilegal terus digencarkan di Provinsi Bengkulu.

Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bengkulu bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Bengkulu berencana menggelar sosialisasi literasi keuangan dan perlindungan konsumen di Kabupaten Lebong pada pertengahan hingga akhir April 2026.

Sebagai persiapan, pengurus IWO Bengkulu melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Lebong melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian, Kamis (12/3/2026).

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari permohonan pertemuan yang sebelumnya diajukan kepada Bupati Lebong. Permohonan tersebut kemudian didisposisikan kepada Diskominfo-SP untuk ditindaklanjuti.

Dalam pertemuan tersebut, panitia memaparkan rencana pelaksanaan kegiatan sekaligus meminta dukungan pemerintah daerah, termasuk rencana pembukaan acara oleh Bupati Lebong.

“Audiensi ini merupakan bagian dari langkah kami untuk menyukseskan kegiatan sosialisasi literasi keuangan bersama OJK di Kabupaten Lebong. Kami berharap kegiatan ini dapat dibuka langsung oleh Bupati,” ujar panitia kegiatan, Sausan Citra.

Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait literasi keuangan serta memberikan edukasi mengenai perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan, termasuk mengenali risiko pinjaman online ilegal.

Hingga saat ini, persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 70 persen. Sejumlah kebutuhan seperti gedung, sound system, dan perangkat presentasi telah difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Lebong.

Panitia juga telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pemerintah desa untuk mengirimkan delegasi peserta. Selain itu, koordinasi dilakukan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Lebong agar kegiatan tersebut dapat diikuti oleh pelajar.

Kegiatan ini akan menghadirkan narasumber dari OJK Perwakilan Bengkulu dengan sasaran peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelajar dan komunitas masyarakat.

Asisten Direktur OJK Provinsi Bengkulu, Delpa Susianti, mengatakan pihaknya masih melakukan koordinasi lanjutan sebelum pelaksanaan kegiatan.

“OJK akan berkoordinasi dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Lebong melalui Bagian Ekonomi Pemda untuk mendukung proses persiapan, mengingat program ini sejalan dengan program TPAKD,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pengelolaan keuangan yang sehat serta lebih waspada terhadap berbagai praktik keuangan ilegal yang merugikan.

“Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di Kabupaten Lebong,” tutupnya.